Rabu, Desember 1, 2021

Polisi Ungkap Praktek Prostitusi Online di Kepahiang

Baca selanjutnya

Kupas News – Sat Reskrim Polres Kepahiang Polda Bengkulu Berhasil mengungkap tindak pidana prostitusi online melalui aplikasi MiChat serta menangkap lima orang tersangka berinisial HM (23), SA (22), MC (21), MS (22), JA (24) pada Selasa, 05 Oktober 2021.

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman S.IK, M.AP, yang didampingi Kasat Reskrim Polres Kepahiang AKP Welliwanto Malau, S.IK., MH dalam pelaksanaan konferensi pers kemarin mengungkapkan, kelima tersangka ditangkap disebuah kontrakan yang berada di Jalan Mandi Angin Kelurahan Pensiunan Depan.

”Kelima tersangka tersebut terdiri dari 4 orang perempuan dan 1 orang laki-laki yang merupakan penyewa kontrakan.” Ungkap Kapolres Kepahiang.

Dijelaskan oleh Kapolres Kepahiang, kelima tersangka prostitusi online yang berhasil di tangkap tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya prostitusi Online lewat aplikasi MiChat. Aktifvitas itu dinilai meresahkan masyarakat sekitar dikarenakan tempat berlangsungnya prostitusi berada dilingkungan mereka.

Unit Opsnal Tim Elang Jupi dan Unit PPA kemudian melakukan Under Cover atau penyamaran ketempat lokasi prostitusi Online ini dengan cara masuk atau menggunakan aplikasi MiChat kepada orang-orang terkait.

Anggota yang melakukan penyamaran pun setelah terhubung melakukan kesepakatan atau deal harga dengan akun yang diketahui prostitusi Online yang menawarkan Open Booking (BO), Setelah terjadi deal harga Rp800.000 untuk 2 orang pekerja seks komersil (PSK). Anggota yang menyamar kemudian diarahkan oleh pelaku ke kontrakkan yang berlokasi di Jalan Mandi Angin Kelurahan Pensiunan Depan.

Sat Reskrim Polres Kepahiang yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kepahiang AKP Welliwanto Malau, S.IK., MH, langsung menuju lokasi tempat terjadinya dugaan tindak pidana perdagangan orang untuk melakukan pengamanan.

”Bersama kelima tersangka kami juga menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp1.700.000 diduga hasil dari praktik prostitusi.” jelas Kapolres Kepahiang.

Para tersangka terjerat Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Jo Pasal 45 Ayat (1) Jo Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP dan akan menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Editor: Fredy Watania

Berikut Ini Motor “Offroad” Trail Terbaik Sepanjang 2021

Kupas News – Industri sepeda motor setiap tahunnya selalu mengembangkan berbagai inovasinya. Sudah pasti teknologi dan spesifikasi terkini yang diterapkan pada keluaran terbaru mereka....

Kemenaker RI akan Bangun UPTP di Bengkulu

Kupas News – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI akan membangun Balai Pelatihan Kerja (BLK) Pusat di Bengkulu. Hal ini merupakan program transformasi BLK menjadi Unit...

Polres Bengkulu Tangkap Pelaku Begal yang Terjadi di 3 Titik

Kupas News – Gabungan Opsnal Polres Bengkulu di back up anggota polsek Gading Cempaka dan anggota jatanras Polda Bengkulu melakukan penangkapan pelaku tindak pidana...

YPIB Dorong Integritas Semangat Gotong Royong dan Pendidikan Berkarakter

Kupas News - Revolusi mental merupakan salah satu cara kebijakan Pemerintahan Jokowi-Maaruf dalam mengusung visi besar Indonesia Maju. Melalui Kementerian PMK visi itu diterjemahkan...

Air Terjun Sengkuang Rekomendasi Tempat Piknik Hingga Swafoto

Kupas News – Air Terjun Sengkuang merupakan tempat wisata yang berada pada di ketinggian 1.786 mdpl terletak di Desa Mekar Sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten...

Terbaru