Selasa, Februari 7, 2023

Polri Gagalkan 8 Kontainer Minyak Goreng Siap Ekspor

Baca selanjutnya

Kupas News, Jakarta – Bareskrim Polri bersama dengan Polda Jawa Timur (Jatim) menggagalkan upaya penyelundupan delapan kontainer berisikan minyak goreng siap ekspor dari Jawa Timur ke Negara Timor Leste.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan, delapan kontainer tersebut berisikan 162.642,6 liter atau 121,985 ton minyak goreng siap ekspor. Hal ini bertentangan dengan kebijakan Pemerintah soal larangan ekspor minyak goreng, demi memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Pengungkapan tersebut bermula dari informasi yang diberikan oleh masyarakat kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak tentang adanya dugaan pelanggaran Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan sementara ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein and Used Cooking Oil,” kata Agus kepada awak media, Jakarta, Kamis (12/5/).

Dalam hal ini, kata Agus, pihak Kepolisian menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni inisial (R) 60 tahun dan (E) 44 tahun. Mereka diduga berperan sebagai eksportir minyak goreng ditengah berlangsungnya kebijakan larangan ekspor.

Menurut Agus, diduga terdapat 11 kontainer berisikan minyak goreng siap ekspor. Namun, tiga kontainer telah berada di Negara Timor Leste dan saat ini polisi sedang berkoordinasi dengan Ditjen Bea Cukai, untuk melakukan penarikan tiga kontainer tersebut.

“Delapan kontainer yang berisikan minyak goreng dengan merek Linse, Tropis, dan Tropical telah diamankan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Agus.

Dalam melancarkan aksinya, kata Agus, para pelaku mengelabui petugas Bea Cukai dengan memasukkan barang yang tidak sesuai dengan pos tarif atau HS dan invoice Persetujuan Ekspor Barang (PEB) yang mana dokumen ekspor dengan Pos Tarif/HS dan Invoice tertulis barang-barang seperti engsel pintu, cat, genteng, glass block mulia, alat-alat pipa, pipa pvc, Sika vix tile adhisive, tong besi tutup lebar, snack, sterefoam, sendok bebek plastik, komputer, sparepart mobil aqua.

“Namun isi barang di dalam kontainer adalah minyak goreng dengan merek tersebut,” ucap Agus.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan Jo Pasal 3 Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein and Used Cooking Oil.

Editor: Benny Benardie

Hadiri HPN 2023, PWI Bengkulu Disambut Spesial

Kupas News, Sumatera Utara – Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI) Provinsi Bengkulu tiba di Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin,...

Polisi Amankan Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Bengkulu Selatan

Kupas News, Bengkulu Selatan – Polres Bengkulu Selatan selidiki aktivitas disalah satu penginapan di Kecamatan Pino Raya terkait penyalahgunaan narkotika. Penyelidikan itu berdasarkan informasi...

Hadiri Pembukaan Turnamen Futsal, Roni Pasla Ingatkan Pemuda Bermental Juara

Kupas News, Mukomuko – Pembukaan turnamen futsal yang digelar pemuda Karang Taruna Desa Pulau Makmur Kabupaten Mukomuko, Minggu, (5/2) dihadiri Wakil Bupati Mukomuko Wasri...

6 Boneka Lucu untuk Anak

Kupas Bengkulu - Boneka merupakan salah satu mainan favorit anak-anak. Selain menjadi teman bermain, boneka juga dapat menstimulus kemampuan dan kreativitas si kecil. Nah, bagi...

Gubernur Rohidin Besuk Rahiman Dani Korban Penembakan OTD

Kupas News, Kota Bengkulu - Kondisi terkini korban penembakan Rahiman Dani dikabarkan sehat dan membaik. Saat ini korban penembakan orang tak dikenal (OTD) itu...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru