Selasa, Mei 28, 2024

Pria Ini Raih Rupiah dari Bonsai Pohon Kelapa

bonsai kelapa
Bonsai kelapa

Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Membuat bonsai dari pohon kelapa, saat ini masih sangat jarang didengar?. Namun, lelaki asal Curup Kabupaten Rejang Lebong Ardi Salman, telah berhasil melakukannya.

Selain dapat mempercantik rumah anda, karena bisa dijadikan hiasan rumah, ternyata bisa juga menghasilkan rupiah. Kepada kupasbengkulu.com, Ardi Salman membagi cara menjadikan bonsai kelapa ini.

Proses pertama adalah pembibitan. Ardi menyatakan dalam mencari bibit, harus bibit yang benar-benar bagus dan sudah sangat tua. Hal ini ditujukan agar tanaman bonsai tersebut dapat tahan lama dan berkualitas. Lebih bagus lagi, kalau bibit tersebut sudah tumbuh diatas pohon, dibanding dengan bibit yang sudah jatuh ketanah.

“Semua jenis kelapa bisa dijadikan bonsai, namun jenis kelapa yang terbaik adalah kelapa Hibrida atau kelapa Gading dan kelapa Puyuh, sebab jenis kelapa ini adalah yang terkecil, sehingga dalam tempurung yang kecil akan membuat tanaman menjadi menarik dan enak dipandang,” ungkapnya.

Setelah proses pembibitan, baru masuk pada proses pertumbuhan. Dalam masa ini, akan dilakukan pemangkasan ujung bibit, sedikit demi sedikit dengan menggunakan gergaji. Saat melakukannya, harus sangat hati-hati agar tidak mengenai tunas yang masih belum tampak dari luar. Pemotongan ini ditujukan agar proses penyiraman bibit akan mudah dan meresap kedalam serabutnya.

“Setelah melakukan pemangkasan, simpan bibit ditempat yang sejuk atau lembap, kemudian siramlah setiap hari,” lanjut Ardi.

Bila ngin bibit tersebut tumbuh keatas, maka tempurung tersebut diletakkan dalam posisi tidur. Namun, bila ingin tumbuh menyamping maka bibit tersebut harus diletakkan dalam posisi menelungkup. Kemudian, setelah bibit tadi mulai tumbuh maka masukkan kedalam pot.

“Sebaiknya, mulai dimasukkan ke pot apabila tunasnya sudah setinggi 5 cm,” lanjut Ardi.

Media tanam yang digunakan adalah tanah humus. Namun, bonsai ini juga dapat tumbuh dengan baik di tanah dengan pupuk kandang, tanah biasa hingga tanah berpasir. Setelah daun sudah mulai tumbuh sekitar 3 hingga 4 helai, segera pangkas daun yang paling tua.

Namun, harus berhati-hati agar tidak merusak pelepah didalamnya yang bisa mengakibatkan tunas baru menjadi mati. Setelah berumur tiga bulan, tanaman sudah memiliki akar yang kuat. Saat itu, adalah waktu untuk mengupas kulit kelapa.

Pengupasan dilakukan dengan hati-hati agar tidak mencabut akar yang sudah jadi. Sedangkan untuk mempercantik bonsai tersebut, tempurung kelapa bisa dipernis atau diampelas agar terlihat lebih mengkilat dan menarik.

Terakhir, untuk perawatan, bisa dilakukan dengan penyiraman setiap hari. Air diharap tidak menggenang dalam pot, karena bisa membuat tanaman menjadi cepat mati. Hama yang sering mengganggu tanaman ini adalah semut dan kutu putih.

Hama-hama ini bisa diatasi dengan menggunakan kapur anti semut dan membersihkan tanaman secara rutin. Bagaimana? tertarik untuk membuat bonsai kelapa ini, sebagai hiasan dirumah anda?

Penulis : Adi Pratama Irianto, Kabupaten Rejang Lebong.

Related

Cerita Sedih Irma June Dibalik Lagu Do Your Best yang Jadi Theme Song From Bali With Love

Kupas Musik - Kemerduan vokal yang dimiliki penyanyi legendaris...

AM Hanafi Sang Perlente Kawan Soekarno yang Disambut Fidel Castro

AM Hanafi (kiri) bersama Fidel Castro (kanan), Foto: Dok/margasarimaju.com AM...

Menjadi yang Terbaik Tak Perlu Menjatuhkan Pihak Lain

Inspiratif, kupasbengkulu.com – Seorang Guru membuat tangga 10 injakan, lalu...

Beni Ardiansyah Direktur WALHI Bengkulu Terpilih ” Keadilan Itu Harus Direbut”

Kota Bengkulu,kupasbengkulu.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bengkulu...

Otna Pilih Hidup Diatas Sampan Reot dan Air Payau Daripada Hidup Menjadi Budak

Kota Bengkulu,Kupasbengkulu.com -  Petang itu suasana di sudut Pesisir...