oleh

Rapiatul, Si Penderita Kanker Menunggu Uluran Tangan

Rapiatul penderita kanker

kupasbengkulu.com- Tak pernah terbayang oleh Rapiatul Aini (65), diusia senjanya ia harus menerima kenyataan divonis mengidap kanker payudara. Kini ia tinggal di rumah sederhana milik anak ke 3 nya di Desa Pasar Mamba, Kecamatan Air Napal, Bengkulu.Utara, hanya 200 meter dari perbatasan Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara.

Diakuinya kepada kupasbengkulu.com Rabu (6/8/2014) penyakit ini ia derita sejak 8 bulan lalu, awalnya ia mengira sakit pada payudara hanyalah sakit biasa. Namun pada pengobatan gratis yang diikutinya 4 bulan lalu ia baru mengetahui bahwa dirinya menderita kanker.

“Dulu sudah sering nyeri dan mulai membengkak, kemudian saya ikuti pengobatan gratis. Setelah ikut pengobatan gratis diketahui saya menderita kanker, kemudian setelah itu keluar darah dan nanah,” ungkapnya sedih.

Kini penyakitnya semakin parah, bengkak semakin besar dan terus mengeluarkan nanah.

Pada juli lalu sang anak, Ancar, sempat membawanya berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) M. Yunus, namun oleh pihak rumah sakit Rapiatul diberi rujukan untuk berobat ke Jakarta.

“Kata pihak rumah sakit mereka tidak sanggup lagi, karena penyakit saya sudah terlalu parah” ujarnya.

Kini Rapiatul hanya bisa pasrah, karena ia tak punya biaya untuk berobat. Apalagi 4 orang anaknya tidak bisa banyak membantu, sebab perekonomian mereka pun tergolong susah.
Anak ke-3 nya sempat ingin menjual rumah untuk biaya berobat bagi Rapiatul, namun ia larang.

“Inilah satu satunya tempat berteduh, kalau dijual juga, kami tinggal dimana. Kasihan anak dan cucu saya,” katanya.

Bagi Rapiatul, kerja kerasnya untuk menghidupi sendiri ke-4 anaknya semenjak sang suami meninggal waktu anak anaknya masih kecil, bukanlah hal yang sulit. Tapi kini ketika diusia senjanya ia harus merepotkan anak karena penyakit yang ia derita, membuatnya sangat bersedih.

“Saya berharap bisa cepat sembuh, karena kasihan anak anak saya. Do’akan nenek cepat sembuh ya,” ujarnya sambil meneteskan airmata.(cr10)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed