oleh

Realisasi Alat Praktik dan Peraga Dikdas Hampir Rp 5 Miliar, untuk Apa Saja???

D

kupasbengkulu.com – Berdasarkan penjabaran laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kota Bengkulu pada tahun 2013 lalu, diketahui bahwa alokasi dana untuk Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Dikdas) 9 tahun di tahun 2013 sebesar Rp 13,930 miliar dan realisasinya sebesar Rp 13,375 miliar. Dari realisasi tersebut yang terbesar adalah untuk pengadaan alat praktik dan peraga siswa senilai Rp 4,985 miliar.

Saat kupasbengkulu.com mengkonfirmasi jenis dan jumlah alat praktik dan peraga yang direalisasikan dengan anggaran yang nyaris mencapai Rp 5 miliar tu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Drs. Gianto mengaku tidak mengetahui persis perihal alokasi dana tersebut.

Apalagi. kata dia, anggaran itu dialokasikan pada tahun 2013, sehingga ia pun lupa mengenai detail anggaran. Dan saat ini pun ia sedang berada di pesantren untuk memperdalam ilmu agama.

“Kalau mengenai anggaran itu saya tidak tahu persis, karena yang mengurusinya adalah Kabid Dikdas. Nilainya juga saya tidak tahu persis, apalagi anggarannya untuk tahun 2013. Lagi pula sekarang saya sedang di pesantren, jadi tidak bawa data,” kata Gianto, Minggu (6/7/2014).

Realisasi lain penggunaan anggaran pendidikan dasar 9 tahun itu juga untuk rehabilitasi sedang atau berat bangunan sekolah sebesar Rp 3,812 miliar, penyelenggaraan Paket A setara SD Rp 7,2 juta, penyelenggaraan Paket B setara SMP Rp 7,2 juta. Kemudian ada bantuan operasional penunjang pendidikan Rp 3,637 miliar, penyelenggaraan Multi Grade Teaching di daerah terpencil Rp 63 juta, untuk monitoring, evaluasi dan pelaporan Rp 28,4 juta.

Untuk penyelenggaraa ujian SD Rp 215 juta, penyelenggaraan ujian SMP Rp 212 juta, penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD Rp 25,4 juta, O2SN SMP Rp 33 juta. Untuk Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SD Rp 23,3 juta, FLS2N SMP Rp 36,8 juta, Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Rp 22,4 juta, OSN tingkat SMP Rp 20 juta.

Selanjutnya, penyelenggaraan Workshop Robotik SD dan SMP Rp 26,9 juta, lomba robotik tingkat SD dan SMP Rp 32 juta, pembinaan sekolah swasta Rp 29 juta, administrasi Dana Alokasi Khusus pendidikan dasar Rp 157,8 juta.(beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed