oleh

Rully : Saya Percaya Mahasiswa Tidak Berpolitik Pragmatis

Ketua Fraksi Golkar MPR RI, Ir. Rully Chairul Azwar, M.Si.
Ketua Fraksi Golkar MPR RI, Ir. Rully Chairul Azwar, M.Si.

kupasbengkulu.com- Di era politik pragmatis, Ketua Fraksi Golkar MPR RI, Ir. Rully Chairul Azwar, M.Si, masih berkeyakinan bahwa mahasiswa tidak berfikir pragmatis di dalam menentukan pilihan dalam pemilihan umum.

“Saya percaya mahasiswa tidak berpolitik pragmatis, karena memang mahasiswa ujung tombak, gerbang yang selalu dipercaya mengawal gerakan moral,” kata Rully, usai dengar pendapat di Universitas Bengkulu (Unib), tentang peran mahasiswa dalam menghadapi era pragmatisme Pemilu, Sabtu (15/02/2014)

Ditegaskannya, peran mahasiswa dalam memerangi pragmatisme, karena pragmatisme yang negativ adalah, tidak berfikir panjang dalam memilih, karena diganggu oleh faktor-faktor yang sifatnya, uang, dan janji politik. Akhirnya, pilihan tidak dijatuhkan pada mutu calon legislatif, dan hanya memikirkan faktor-faktor jangka pendek.

“Itu namanya pragmatisme, kata-kata wani piro, serangan fajar itu menunjukkan gejala pragmatisme di Indonesia ini sudah semakin meluas, sehingga hal itu dianggap biasa, bukan hal yang tabu atau suatu perbuatan melawan hukum, ini yang membuat kita kecewa,” ungkapnya.

Selain mahasiswa, lanjut Rully, sosialisasi politik pragmatis ini juga akan dilakukan pada simpul perempuan dan juga wartawan. Karena simpul-simpul ini dianggap bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Disisi lain, jelas Rully, jumlah pemilih pemula di Provinsi Bengkulu sebanyak 40 persen yaitu 546.802 pemilih, dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 1.361.584 pemilih. Jumlah pemilih pemula ini melebihi perolehan suara partai pemenang pemilu 2009 di Bengkulu, yaitu Partai Demokrat yang memperoleh 151.401 suara.(coy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed