oleh

Sapi Ditemukan, Menghilangnya Maryono Masih Teka-teki

sapi.po_

kupasbengkulu.com – Menghilangnya Maryono (50) warga Desa Suka Jaya Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan yang membawa satu ekor sapi ke Pagaralam masih dalam teka-teki. (baca juga : Jual Sapi Ke Pagaralam Warga Bengkulu Selatan Hilang)

Kalau sehari sebelumnya mobil yang digunakan Maryono untuk mengantarkan sapi ditemukan di jalan menuju perkebunan penduduk di Desa Talang Tinggi, Kecamatan Ulu Manna. Kali ini, diketahui juga bahwa sapi yang katanya dijual ke Kota Pagaralam itu, ditemukan di Jalan Tahu Tempe Kelurahan Gunung Ayu, Kecamatan Kota Manna.

Kades Suka Jaya, Iswanto, dikonfirmasi kupasbengkulu.com, Senin (4/8/2014), membeberkan, setelah menemukan mobil milik Maryono, pihak keluarga dan warga Desa Suka Jaya terus melakukan pencarian terhadap warganya yang dinyatakan hilang tersebut. Minggu, (3/8/2014) puluhan orang warga dengan menggunakan 5 unit mobil terus melakukan pencarian.

“Saat melakukan pencarian itu, saya di telpon oleh warga bahwa ada orang melihat kalau sapi itu di jual kepada Riono (48) warga Kelurahan Gunung Ayu Kecamatan Kota Manna,” ungkap Iswanto.

Merasa curiga, kata dia, maka dirinya menghentikan pencarian. Karena pada awalnya pengakuan istrinya Nia (48) bahwa suaminya itu pergi mengantar pesanan seekor sapi ke Kota Pagaralam. Ternyata sapi tersebut dijual kepada Riono.

Apalagi ketika dicek ke pembeli sapi tersebut, ujar dia, ternyata benar sapi itu diturunkan di tempat Riono. Dan mengakui kalau sapi berjenis kelamin jantan tersebut dibelinya dari Maryono warga Desa Suka Jaya Kecamatan Kedurang seharga Rp. 6.250.000.

Sementara itu, Riono menjelaskan kepada kupasbengkulu.com, bahwa pada hari Kamis, (26/7/2014) dirinya pergi ke rumah Maryono di Desa Suka Jaya Kecamatan Kedurang Ilir, dengan maksud membeli sapi milik Maryono. Setelah terjadi tawar menawar, harga pun disepakati Rp 6.250.000, sehingga terjadi transaksi pembayaran di rumah Maryono itu juga yang disaksikan Nia (48) Maryono sendiri.

Masih versi Riono, setelah selang berapa harinya, pada hari Jum’at ( 1/8/2014) sekitar pukul 11.00 Wib Maryono tiba di rumahnya, dengan membawa seekor sapi yang sudah dibayarnya itu.

“Setelah sapi diturunkan, Riono langsung pergi dan saya tidak tahu kemana perginya,” tutur Riono.

Ditambahkan Riono, pada hari Minggu (3/8/2014) dirinya mendapat teror dari nomor yang tak dikenal 085382824466 berupa ancaman lewat SMS. Berikut petikan sms itu ancaman ini “saya tahu saudara jangan banyak bicara kalau tidak mau nasibmu sama seperti Maryono”.

“Saya tidak tahu maksud sms itu, mungkin Maryononya sudah mati. Hal ini sudah saya laporkan ke pihak Kepolisian, namun belum ada tanggapan,” ungkapnya.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Abdul Muis SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Farouk Oktora, SH, dikonfirmasi mengenai kejadian itu, bahwa dirinya belum menerima laporan tersebut.(tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed