oleh

Sehat dengan Membaca Alquran

-RELIGI-2 views
illustrasi
illustrasi

Oleh: Dodi Irianto*

kupasbengkulu.com –  ”Dan kami menurunkan Alqur’an sebagai penawar dan rahmat untuk orang-orang yang mu’min.” (QS. Al Isra /17:82)

Alqur’an merupakan Kitab Suci umat Islam, yang didalamnya terdapat petunjuk, pedoman serta hukum-hukum yang telah ditetapkan Allah kepada manusia. Selain itu, Alqur’an ternyata bisa dijadikan sebagai obat atau penawar bagi seseorang yang terkena penyakit.

Sebagai mana dalam firman-Nya  (QS.Yunus, ayat 57)

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”  [QS. Yunus ayat 57]

Ternyata, hal itu memang benar adanya. Para peneliti banyak melakukan penelitian tentang Alqur’an, dan hasilnya memang sungguh mengejutkan.

Seorang peneliti asal Belanda bernama Vander Hoven pernah memberikan sebuah pernyataan mengejutkan. Ia berkata, “Muslim yang dapat membaca bahasa Arab dan yang membaca Al Qur’an secara teratur dapat melindungi diri dari penyakit psikologis.”

Dr. Al Qodhi, melalui penelitian yang panjang dan seriuas di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan membaca ayat-ayat Alquran, seorang muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan dapat merasakan perubahan fisikologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit yang merupakan pengaruh umum dirasakan orang.

Orang menjadi objek penelitiannya, penemuan dokter ahli jiwa ini pun tidak serampangan, Penelitian yang di bantu oleh peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat juga oleh peneliti lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konfrensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Alquran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Dan di tahun 2009 lalu, Abdullah dengan disertasinya yang berjudul “The Effects of Reading the Holy Qur’an on Muslim Students’ Heart rate, Blood Pressure and Perceived Stress Levels” juga pernah mengungkapkan temuan dari seorang peneliti dari Universitas Salford, Yucel Salih pada tahun 2007.

Dalam temuan itu dilaporkan bahwa ada pengaruh dari bacaan Alqur’an dalam tubuh manusia. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 30 sarjana Muslim jurusan psikologi dari Universitas Salford, yang masing-masing 15 laki-laki dan 15 perempuan.

”Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah (masjid) Allah, mereka membaca Alqur’an dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketentraman, mereka diliputi dengan rahmat, malaikat menaungi mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka pada makhluk yang ada di sisi-Nya”. (HR. Muslim)

”Hendaklah kamu meenggunakan kedua obat-obat : madu dan Alqur’an”. (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud).

*Penulis adalah karyawan kupasbengkulu.com/Ditulis dan dikutip dari berbagai Sumber

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

9 − 1 =

News Feed