Selasa, Agustus 16, 2022

Pesantren Darrun Nur Dukung Pemerintah Tolak Paham Radikalisme dan Terorisme

Baca selanjutnya

Kupas News, Bengkulu – Negara indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan, membutuhkan kesadaran untuk saling menghargai dan hidup berdampingan.

Dengan memahami setiap keberagaman, maka tidak akan merasa paling benar dan menganggap kelompok yang lain salah. Sebab, sikap itu dapat memicu munculnya paham radikalisme maupun terorisme.

Masyarakat harus selalu waspada dan menjaga diri serta keluarga. Apabila ada disinyalir maupun di curigai keluarga, masyarakat, maupun tetangga kita menganut paham yang salah agar kita menyampaikan kepada pihak terkait maupun pihak berwajib, guna mencegah maupun memberhentikan pemahaman yang salah.

Penyebaran radikalisme dan terorisme saat ini semakin masif indikasi dilakukan melalui melalui sektor pendidikan maupun pondok pesantren.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Tokoh Agama sekaligus Pimpinan Ponpes Darun Nur menyatakan menolak, paham radikalisme maupun terorisme.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan sebagai berikut:

“Kami atas nama Pengasuh Pondok Pesantren Daruun Nur di Argamulya, yaitu saya sendiri bernama Syaiful Hadi yg lebih dikenal dengan Ustad Abu Turrob, alhamdulilah kita kedatangan tamu dari Negara Yaman Syekh Yasir dan Syekh Nahfiz mereka telah 3 (tiga) hari berada disini dan hari Jumat rencananya akan berangkat ke Kepahiang”

“Saya selaku Pengasuh Ponpes disini menyampaikan bahwa kami disini berakidah Ahlul Sunnah Wal Jamaah yang diantara pokoknya yaitu Taat Kepada Allah, Nabi Muhammad Sallalahu ‘Alaihi wasallam dan Ulil Amri atau Pemimpin, Jadi berdasarkan Firman Allah kegiatan Sabotase, Huru Hara dan segala bentuk yang menggangu kenyamanan, keamanan dan ketertiban termasuk aksi Teror kepada Negara atau Penduduk itu sama sekali bukan Dakwah Islamiyah yang Rahmatan lil alamin, karena Rahmatan lil alamin untuk menjaga keutuhan, kebersamaan dan keamanan karena itulah perintah Rasulullah Sallalahu ‘Alaihi wasallam”

“Pada intinya Kami selaku Pengasuh Ponpes Darrun Nur di Ds. Argamulya memiliki akidah Ahlul Sunnah Wal Jamaah yang menolak segala bentuk aksi Terrorisme, Radikalisme dan Pembangkangan terhadap Negara seperti menciptakan Kekacauan, Huru – Hara, Unras dan aksi – aksi Demonstrasi lainnya karena itu bukanlah bagian dari Dakwah Islamiyah”

“Selain itu Ustad Abu Turrob sebagai pengasuh Pondok Pesantren Daruun Nur juga menyampaikan melalui kajian/kegiatan agama, serta meminta Syekh Yasir dan Syekh Nahfiz untuk menyampaikan pandangannya terkait Bahaya Paham Radikalisme dan Terorisme serta Pembangkangan terhadap Negara seperti menciptakan Kekacauan, Huru – Hara, Unras dan aksi – aksi Demonstrasi lainnya di Indonesia karena itu bukanlah bagian dari Dakwah Islamiyah yang di sampaikan melalui bahasa Arab”. [**]

Harga Sawit Merangkak Naik, Cangkang Sawit Jadi Nilai Tambah

Kupas News, Bengkulu – Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Bengkulu ditetapkan terendah Rp1.511 dan Harga Tertinggi Rp2.020 per Kg dengan toleransi harga...

Keluarga Korban Sodomi Polisikan Oknum Pensiunan ASN

Kupas News, Rejang Lebong – Unit Reskrim Polsek Bermani Ulu Polres Rejang Lebong menangkap seorang oknum pensiunan Aparatur Sipil Negera (ASN) di Kabupaten Rejang...

Kanwil Kemenkumham Bengkulu Sosialisasikan Kekayaan Intelektual Manusia

Kupas News, Bengkulu – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Bengkulu Erfan mengatakan, kekayaan intelektual adalah hak yang...

54 Paskibraka Bengkulu Siap Kibarkan Merah Putih 17 Agustus Besok

Kupas News, Bengkulu – Setelah melalui seleksi dan pemusatan latihan, sebanyak 54 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu Tahun 2022 dikukuhkan Gubernur Rohidin...

Garda Rafflesia Minta APH Usut Proses Lelang Puskesmas Pondok Suguh

Kupas News, Bengkulu – Proses lelang Renovasi-Penambahan Ruang Persalinan Puskesmas Pondok Suguh Tahun 2022 di Dinas Kesehatan Mukomuko turut menjadi perhatian aktivis lembaga swadaya...

Terbaru