Senin, Desember 5, 2022

Pesantren Darrun Nur Dukung Pemerintah Tolak Paham Radikalisme dan Terorisme

Baca selanjutnya

Kupas News, Bengkulu – Negara indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan, membutuhkan kesadaran untuk saling menghargai dan hidup berdampingan.

Dengan memahami setiap keberagaman, maka tidak akan merasa paling benar dan menganggap kelompok yang lain salah. Sebab, sikap itu dapat memicu munculnya paham radikalisme maupun terorisme.

Masyarakat harus selalu waspada dan menjaga diri serta keluarga. Apabila ada disinyalir maupun di curigai keluarga, masyarakat, maupun tetangga kita menganut paham yang salah agar kita menyampaikan kepada pihak terkait maupun pihak berwajib, guna mencegah maupun memberhentikan pemahaman yang salah.

Penyebaran radikalisme dan terorisme saat ini semakin masif indikasi dilakukan melalui melalui sektor pendidikan maupun pondok pesantren.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Tokoh Agama sekaligus Pimpinan Ponpes Darun Nur menyatakan menolak, paham radikalisme maupun terorisme.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan sebagai berikut:

“Kami atas nama Pengasuh Pondok Pesantren Daruun Nur di Argamulya, yaitu saya sendiri bernama Syaiful Hadi yg lebih dikenal dengan Ustad Abu Turrob, alhamdulilah kita kedatangan tamu dari Negara Yaman Syekh Yasir dan Syekh Nahfiz mereka telah 3 (tiga) hari berada disini dan hari Jumat rencananya akan berangkat ke Kepahiang”

“Saya selaku Pengasuh Ponpes disini menyampaikan bahwa kami disini berakidah Ahlul Sunnah Wal Jamaah yang diantara pokoknya yaitu Taat Kepada Allah, Nabi Muhammad Sallalahu ‘Alaihi wasallam dan Ulil Amri atau Pemimpin, Jadi berdasarkan Firman Allah kegiatan Sabotase, Huru Hara dan segala bentuk yang menggangu kenyamanan, keamanan dan ketertiban termasuk aksi Teror kepada Negara atau Penduduk itu sama sekali bukan Dakwah Islamiyah yang Rahmatan lil alamin, karena Rahmatan lil alamin untuk menjaga keutuhan, kebersamaan dan keamanan karena itulah perintah Rasulullah Sallalahu ‘Alaihi wasallam”

“Pada intinya Kami selaku Pengasuh Ponpes Darrun Nur di Ds. Argamulya memiliki akidah Ahlul Sunnah Wal Jamaah yang menolak segala bentuk aksi Terrorisme, Radikalisme dan Pembangkangan terhadap Negara seperti menciptakan Kekacauan, Huru – Hara, Unras dan aksi – aksi Demonstrasi lainnya karena itu bukanlah bagian dari Dakwah Islamiyah”

“Selain itu Ustad Abu Turrob sebagai pengasuh Pondok Pesantren Daruun Nur juga menyampaikan melalui kajian/kegiatan agama, serta meminta Syekh Yasir dan Syekh Nahfiz untuk menyampaikan pandangannya terkait Bahaya Paham Radikalisme dan Terorisme serta Pembangkangan terhadap Negara seperti menciptakan Kekacauan, Huru – Hara, Unras dan aksi – aksi Demonstrasi lainnya di Indonesia karena itu bukanlah bagian dari Dakwah Islamiyah yang di sampaikan melalui bahasa Arab”. [**]

Syarif Bastaman Terpilih Aklamasi Ketua Umum PB GABSI

Syarif Bastaman Ketua Umum PB GABSI terpilih (baju hitam) bersama Ketua GABSI Bengkulu, Rahiman Dani dan pengurus GABSI Bengkulu, Foto: Dok  Kupas News, Surakarta - Kongres...

Gubernur Rohidin Pastikan Bengkulu Genjot Infrastruktur Jalan di 2023

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhakti PU ke 77 Tahun 2022, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu, 3...

JMSI Tetapkan Tiga Pemenang Lomba Video Pendek Wisata Bengkulu

Kupas News, Kota Bengkulu – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu berkerjasama dengan BDF Creator menggelar lomba video pendek dalam rangka menyemarakan HUT Provinsi...

LIRA Bengkulu Surati Komisi I Panggil Manajemen PT. Pamor Ganda

Kupas News, Kota Bengkulu  – PT. Pamor Ganda hingga saat ini belum merealisasikan 6 poin kesepakatan atas pemenuhan tuntutan 3 desa penyangga. Kesepakatan ini...

Dua Pengedar Ganja Asal Kota Bengkulu Diringkus Polisi

Kupas News, Kota Bengkulu – Subdit I ditresnarkoba polda Bengkulu berhasil meringkus dua orang pengedar narkoba jenis ganja dengan barang bukti 10 paket ganja...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru