Beranda DAERAH BENGKULU TENGAH Senggolan Bahu, Buruh Dianiaya Teman Sekerja

Senggolan Bahu, Buruh Dianiaya Teman Sekerja

0
Tampak korban menunjukkan luka yang dialaminya setelah dianiaya sesama buruh.
Tampak korban menunjukkan luka yang dialaminya setelah dianiaya sesama buruh.
Tampak korban menunjukkan luka yang dialaminya setelah dianiaya sesama buruh.

kupasbengkulu.com – Perkara simple terkadang berujung petaka. Seperti itupula yang dialami oleh Ikun Trisno (26) warga Taba Penanjung, salah seorang pekerja di tambang batu bara perusahaan Pingxiang, wilayah Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah. Hanya karena perkara bersenggolan bahu di tempat kerja dengan YY (25) yang juga warga Taba Penanjung, Ikun justru dihajar habis-habisan oleh YY.

Akibat kejadian itu, Ikun harus mendapatkan 6 jahitan di kepalanya, karena luka yang cukup besar. Ditambah lagi, akibat kejadian yang terjadi pada malam Rabu (30/4/2014) ini, wajahnya juga ikut memar parah.

Kronologis kejadian, Ikun sedang bekerja seperti biasa di tambang batu bara tersebut. Ketika sedang dalam perjalanan untuk mengambil air minum dan alat bekerja, tanpa sengaja Ikun bersenggolan bahu dengan YY di jalan. Kejadian itu memancing ribut mulut antara kedua orang itu. YY yang sudah naik pitam akhirnya mencekik leher Ikun dan memukuli wajahnya.

Pukulan tersebut membuat wajah Ikun menjadi memar dan luka-luka, sedangkan cekikan leher membuatnya terdorong ke belakang. Selanjutnya, karena dorongan itulah, kepalanya berbenturan dengan besi berujung cukup tajam di lokasi kejadian, sehingga kepala pemuda ini bocor.

Kepada kupasbengkulu.com, Ikun menceritakan bahwa meskipun dengan kepala yang banyak mengeluarkan darah, ia mencoba mempertahankan diri. Namun, beberapa teman dari YY dan pekerja yang lain memisahkan perkelahian tersebut.

Setelah perkelahian reda, Ikun segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah di Taba Penanjung. Baru setelah mendapat pengobatan intensif, Ikun melaporkan kejadian ini ke Polsek Taba Penanjung. YY segera diamankan di Polsek Taba Penanjung dengan tuduhan penganiayaan.

Meskipun melaporkan YY, Ikun berjanji untuk memaafkan dan melupakan kejadian ini. “Saya memaafkan dia (YY), hanya saja ia tetap harus bertanggung jawab atas perbuatannya di kepolisian,”ungkap Ikun.

Sementara itu, Pihak Polsek Taba Penanjung membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah mempelajari kasus ini, bahkan Kapolsek Taba Penanjung, Iptu Risdianta SH sendiri yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Kasus ini sudah kami pelajari, laporan sudah masuk termasuk pengakuan saksi, tinggal kita proses,”demikian Risdianta. (vai)