Beranda HUKUM DAN PERISTIWA Sengketa Lahan IAIN, Tanpa Alat Bukti Sah Akan Dilaporkan yang Berwajib

Sengketa Lahan IAIN, Tanpa Alat Bukti Sah Akan Dilaporkan yang Berwajib

0
Panca Darmawan (Tengah)
Panca Darmawan (Tengah)
Panca Darmawan (Tengah)

kupasbengkulu.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Alumni Universitas Bengkulu yang diwakili oleh Panca Darmawan dan kedua rekannya (Husni Tamrin dan Lukman), menegaskan, bahwa mereka tidak akan segan-segan melaporkan siapa saja yang menggugat atau mengklaim kepemilikan lahan di IAIN tanpa bukti kepemilikan tanah atau sertifikat.

“Bagi siapa yang menuntut dengan alat bukti yang sah berupa surat tanah atau sertifikat, itulah yang akan kita musyawarahkan. Namun jika tanpa alat bukti yang sah sama sekali, berarti dialah perambah, dan kami tidak akan segan-segan melaporkannya kepada pihak yang berwajib,” ujar Pimpinan sidang, Panca Darmawan.

Lanjutnya, pihak LBH alumni UNIB akan bertindak profesional, keberpihakan tetap kepada yang benar. Jika tidak selesai dengan musyawarah, persoalan ini akan dibawa ke ranah hukum atau pengadilan.

Musyawarah sengketa lahan dilaksanakan di gedung D Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu (2/5/2014). Jumlah undangan pihak penggugat hanya 4 orang, padahal penggugat yang diundang berjumlah 29 orang. Musyawarah akan dilanjutkan 2 kali lagi sebelum berlanjut ke ranah pengadilan.

“Bukti kepemilikan lahan bukan dibuat oleh IAIN tapi oleh pihak agraria. IAIN adalah milik negara, menuntut IAIN berarti menuntut negara. Kami berjanji akan menyelesaikan persoalan sengketa lahan ini sampai benar-benar menemukan titik temu,” tandasnya.(cr2)