oleh

Tabarenah, Napak Tilas Perjuangan Tanah Rejang

Tabarenag
Jembatan Tabarenah ini memang menjadi saksi bisu perjuangan tanah rejang

kupasbengkulu.com – Menjelang perayaan Kemerdekaan RI ke 69 tahun ini, semua mata penduduk Rejang Lebong akan mengarah ke Tabarenah Curup Utara. Daerah yang identik dengan jembatan terpanjang di Tanah Rejang, Jembatan Tabarenah ini memang menjadi saksi bisu perjuangan tanah rejang yang dipimpin oleh Almarhum Mayor Purn. Arifin Djamil.

Ditempat ini, ada empat tempat penuh sejarah, Taman Makam Pahlawan Tabarenah, Tugu Pahlawan Lama, Tugu Pahlawan Baru dan jembatan Tabarenah itu sendiri. Tugu pahlawab lama berwujud tiga buah bambu runcing berada dipinggir jalan Tabarenah, sedangkan tugu pahlawan baru berjarak sekitar 300 meter dari tugu lama. Tugu baru ini terletak ditepi sungai Musi yang membelah desaTabarenah. Pemindahan ini lebih beralasan teknis, karena dilokasi lama tidak banyak tempat untuk dijadikan tempat upacara.

Jembatan Tabarenah, dulunya sempat dibom dengan dinamit oleh pejuang kemerdekaan untuk menghalau tentara Jepang masuk ke Tabarenah, yang saat itu menjadi pusat pertahanan TKR. Ketika jembatan ini dihancurkan, ada beberapa mobil perang milik Jepang yang ikut terbakar dan masuk ke Sungai Musi.
Kejadian itu bahkan diabadikan dengan lagu berbahasa Rejang, berjudul Jamben Tabarenah.

Kesimpulannya, di daerah ini, disetiap jengkalnya tersirat fkta sejarah yang kerap mengundang pecinta sejarah untuk datang meneliti. Begitu berartinya daerah ini bagi kemerdekaan Tanah Rejang, hingga setiap tahunnya ada upacara kemerdekaan di Lapangan Tugu Pahlawan yang baru, dilanjutkan dengan renungan suci di Taman Makam Pahlawan.

Untuk Tahun 2014, Bupati Rejang Lebong,H Suhermn SE MM memastikan kegiatan napak tilas dan renungan suci di wilayah tersebut tetap dilaksanakan tahun ini. Bahkan, ia meminta pihak Satpol PP, Polri dan TNI ikut mengawasi PNS agar dapat lebih serius mengikuti ini.

”Napak tilas sejarah dan renungan suci di makam pahlawan tahun ini tetap ada, peserta saya himbau agar dapat mengikuti dengan baik,” pungkasnya.

Penulis : Adhyra Irianto, Rejang Lebong.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

18 − sixteen =

News Feed