Selasa, Mei 28, 2024

Terkesan Lindungi Kades Selingkuh, Pernyataan Anggota Dewan Seluma Dikecam

Terkesan Lindungi Kades Selingkuh, Pernyataan Anggota Dewan Seluma Dikecam

Fri, 04/05/2024 – 10:50

Ketua DPD AMPG Provinsi Bengkulu, Heru Saputra, Foto: Dok

Kupasbengkulu.com – Konflik warag Desa Dusun Baru Kabupaten Seluma dengan kepala desa kian meluas lantaran pernyataan Waka II DPRD Seluma, Syamsul Aswajar yang terkesan melindungi kades yang duduga tersandung kasus perselingkuhan. 

Syamsul dalam pernyataannya meminta Bupati Seluma Erwin Octavian menindak tegas Sekdes Dusun Baru yang ikut demo bersama warga pada Selasa, 2 April 2024. Aksi demo itu mendesak agar Bupati Seluma segera memberhentikan Kades Dusun Baru karena diduga selingkuh. 

Kesan keberpihakan itu mendapat respon serius dari Ketua AMPG Provinsi Bengkulu Heru Saputra yang mengecam pernyataan Syamsul. Heru menyebut, pernyataan Syamsul tidak cermat justru memperkeruh persoalan.

“Seharusnya dewan bisa cermat menyampaikan pernyataan bukan mala memperkeruh suasana. Masa minta sekdes disanksi karena ikut demo harus dibuktikan dulu dan apa salahnya sekdes ikut demo,” kata kata Heru, Kamis, (04/04/2024).

Lebih lanjut Heru mengatakan, bahwa tugas pokok fungsi DPRD sudah jelas yakni sebagai lembaga pengawasan dan legislasi. Pernyataan yang meminta Bupati Seluma menindak tegas sekdes yang ikut demo tidak pantas disampaikan.

“Saya menyayangkan pernyataan wakil rakyat seperti itu. Harusnya cari tahu semua kebenarannya. Mereka harusnya cermat menyampaikan pernyataan. Jangan sampai sebuah pernyataan tersebut narasinya seperti memihak sehingga kedepannya bisa memicu konflik berkepanjangan,” ungkap Heru.

Sebelumnya, saat hearing dengan warga desa Dusun Baru beberapa waktu lalu, Syamsul juga mengeluarkan statmen yang bernada melindungi sang kades. Syamsul mewarning Bupati Seluma Erwin Octavian untuk tidak gegabah memberhentikan Kades Dusun Baru.

“Pemberhentian kades tanggal 1 April yang muncul di setiap media itu belum menjadi keputusan final. Kami meminta kepada Bupati Erwin meninjau kembali keputusan akan memberhentikan kades,” ujar Syamsul.

Ia bahkan menyebut masalah selingkuh yang melibatkan Kades Dusun Baru hanya isu belaka yang tidak memiliki bukti. Ia pun menuding media massa telah melakukan framing dan membesar-besarkan masalah.

“Kita sudah dapatkan keterangan dari pihak terkait hingga dari kepolisian di wilayah setempat yang menerangkan bahwa persoalan kasus kades selingkuh Dusun Baru ini hanya baru isu yang digiring media. Harusnya isu ini tidak terlalu dikembangkan atau dibesarkan,” kata Syamsul Aswajar.

Reporter: Deni Aliansyah Putra

Daerah 

Related

Sebanyak 9 KPM Desa Suka Mulya Terima BLT-DD Tahap II

Sebanyak 9 KPM Desa Suka Mulya Terima BLT-DD Tahap...

Pemprov Dukung Era Society 5.0 Dalam Upaya Menyiapkan SDM Berdaya Saing

Pemprov Dukung Era Society 5.0 Dalam Upaya Menyiapkan SDM...

Kabupaten Lebong Raih Digital Government Award 2024 di Jakarta

Kabupaten Lebong Raih Digital Government Award 2024 di Jakarta ...

Kades Talang Rendah Sulit Dikonfirmasi Usai Bantuan Pengadaan Unggas Ditolak Warga

Kades Talang Rendah Sulit Dikonfirmasi Usai Bantuan Pengadaan Unggas...

Lebong Meraih Penghargaan Sebagai Kabupaten Terbaik Se-Sumatera dalam Digitalisasi SPBE

Lebong Meraih Penghargaan Sebagai Kabupaten Terbaik Se-Sumatera dalam Digitalisasi...