oleh

Tradisi “Makan Enak” Picu Kenaikan Harga

kupasbengkulu.com – Meski hari ini sebagian umat Islam di Bengkulu telah melaksanakan puasa Ramadhan, namun sebagian besar umat Muslim Bengkulu baru memulai puasa besok, Minggu (29/6/2014).

Hal itu mengakibatkan lonjakan harga kebutuhan pangan yang signifikan, karena masyarakat yang akan melaksanakan puasa besok berbelanja lebih banyak dan lebih “mewah” daripada hari biasa.

Di Pasar Tradisonal Modern (PTM) Kota Bengkulu misalnya, harga daging ayam yang sebelumnya dijual Rp 36 ribu per kilogram hari ini melonjak menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Sementara daging sapi yang dijual seharga Rp 95 ribu hingga 100 ribu per kilogram, hari ini meningkat menjadi Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, Rahmawansyah, SH kenaikan tersebut masih dalam tahap wajar yang terjadi karena berlakunya hukum ekonomi.

“Tiap tahun begitu, karena memang jumlah pembeli peningkatannya hampir 300 persen. Sesuai hukum permintaan, bila barangnya sedikit harganya akan meningkat. Tapi sejauh ini peningkatan harganya masih wajar,” kata Rahmansyah.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kota Bengkulu, Ir.Arif Gunadi menjelaskan, jelang puasa maupun hari raya Idul Fitri jumlah konsumsi daging memang meningkat tajam.

Menurutnya, masyarakat memang ingin mengkonsumsi makanan yang lebih nikmat dari sebelumnya untuk menambah selera makan dan hal itu seolah telah menjadi tradisi.

“Kalau puasa hari pertama Ramadhan memang agak beda makan sahur belum begitu berselera, makanya menjelang puasa pertama makanan yang disajikan waktu sahur adalah makanan yang bisa menambah selera, salah satunya daging. Karena itulah peminat daging meningkat, namun ketersediaan daging di Kota Bengkulu masih cukup,” jelasnya. (beb)

Rekomendasi