Minggu, Oktober 2, 2022

Transformasi Digitalisasi Empat Desa di Bengkulu Utara Jadi Pilot Project Program

Baca selanjutnya

Kupas News – Dalam rangka uji coba Tranformasi Digital Bantuan Sosial Non Tunai di Daerah Provinsi Bengkulu, Pemprov menggelar rapat bersama kepala daerah yang akan menjadi pilot project program.

Rapat kali ini dipimpin Asisten I Setda Bengkulu Supran pada Jum’at (29/10) bertempat di ruang Rapat Rafflesia Pemprov Bengkulu.

Daerah yang menjadi pilot project kali ini ada 4 desa yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara. Keempat desa yang terpilih yakni Giri Kencana dan Urai Kecamatan Ketahun serta Air Petai dan Air Muring Kecamatan Putri Hijau.

Untuk data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 2 kecamatan ini ada sebanyak 707 KPM. Kecamatan Putri hijau sebanyak 356 sedangkan untuk Kecamatan Ketahun sebanyak 351 KPM.

Asisten I Setda Bengkulu Supran mengatakan transformasi digital ini sangat bagus dan positif agar pelaksanaan bantuan sosial yang di programkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.

“Kita harus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar penerima kartu manfaat ini mengerti dengan aplikasi yang akan digunakan untuk pencairan bansos ini,” paparnya.

“Kita akan membangun posko pelayanan untuk menampung keluhan, kebingungan dan keraguan masyarakat terkait dengan digital bansos ini. Karena tidak menutup kemungkinan ada masyarakat yang bingung atau tidak paham sama sekali terkait penggunaan aplikasi digital bansos ini,” lanjutnya.

Supran berharap penyimpangan yang terjadi dalam penyaluran bantuan non tunai ini benar-benar nihil dan sampai kepada penerima manfaat.

“Walaupun ini hanya uji coba mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik,” harapnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu Iskandar ZO mengatakan, menurutnya selama ini penyaluran Bansos dilakukan secara konvensional. Di mana penyaluran konvensioanl ini salah satunya menyebabkan biaya yang sangat tinggi. Selain itu tujuan dari transformasi digital ini untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan Bansos yang disalurkan.

“Dengan transformasi digital bansos ini diharapkan kedepannya penyaluran bansos bisa lebih mudah dan penggunaannya juga sesuai dengan harapan,” ungkapnya.

Editor: Iman Sp Noya

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Pekan Depan Kasus Dugaan KDRT

Kupas News, Jakarta – Merebak kabar tak sedap ditengah masyarakat khususnya pecinta musik dangdut Indonesia, dimana telah terjadi insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)...

Longsor Hantam Rumah Warga di Seluma Akibat Curah Hujan Tinggi

Kupas News, Seluma - Akibat curah hujan tinggi sejak siang hingga malam yang mengguyur wilayah Kabupaten Seluma menyebabkan beberapa rumah mengalami longsor dan terendam...

Solusi Digital untuk Merchant di Indonesia Hasil Kolaborasi BRI dan Majoo

Kupas News, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berkolaborasi dengan PT Majoo Teknologi Indonesia (Majoo) untuk memudahkan transaksi non tunai...

Ombudsman RI: Pemerintah Harus Kaji Ulang Regulasi MyPertamina

Kupas News, Kota Bengkulu - Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Bengkulu, Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika menemukan fenomena dimana hampir diseluruh SPBU yang...

Polres Mukomuko Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Program Bantuan PIID-PEL

Kupas News, Mukomuko - Polres Mukomuko secara resmi menetapkan Agus Setiawan selaku Direktur Bumdes Anak Negeri Pasar Bantal sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana...

Terbaru