Home » BENGKULU » Cuaca Ekstrem Nelayan ‘Puasa’ Melaut

Cuaca Ekstrem Nelayan ‘Puasa’ Melaut

by Yasrizal

Puluhan nelayan di Kota Bengkulu, saat ini libur melaut. Pasalnya, cuaca sedang tidak bersahabat. Tampak, puluhan perahu parkir di tepi Pantai Jakat Kota Bengkulu, Kamis (23/1/2014).

Puluhan nelayan di Kota Bengkulu, saat ini libur melaut. Pasalnya, cuaca sedang tidak bersahabat. Tampak, puluhan perahu parkir di tepi Pantai Jakat Kota Bengkulu, Kamis (23/1/2014).

kupasbengkulu.com- Puluhan nelayan di wilayah Pantai Jakat dan Kampung Nelayan Kota Bengkulu, sejak 3 hari terakhir ‘Puasa’ atau libur melaut. Hal ini ditandai dengan, cuaca di Kota Bengkulu yang tengah ekstrem. Akibatnya, puluhan nelayan menjadi kehilangan mata pencaharian.

”Sejak 3 hari terakhir ini saya secara pribadi tidak ada melaut. Sebab, gelombang sedang tinggi dan cuaca sedang tidak bersahabat,” kata Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pantai Jakat Kota Bengkulu, Darwan Ferdiansyah, Kamis (23/1/2014).

Ia mengakui, sejak dilanda cuaca ekstrem pemenuhan kebutuhan sehari-hari mulai tidak dapat terpenuhi. Pasalnya, penghasilan hanya berasal dari mencari ikan di tengah laut. Namun, jika cuaca tetap ekstrem 3 hingga 4 hari kedepan, dirinya memperkirakan, pemenuhan kebutuhan tidak akan terpenuhi lagi.

”Kalau sekarang pemenuhan kebutuhan masih bisa terpenuhi. Tapi, kalau cuaca tetap saja tidak bersahabat maka saya dan teman-teman pemenuhan kebutuhan kedepannya pasti dililit hutang, untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari,” jelas Darwan.

Secara terpisah, Mulyadi di Kampung Nelayan Kota Bengkulu mengatakan, saat ini mayoritas nelayan memang libur melaut. Kalaupun dipaksakan, lanjut dia, hasil dari tangkapan akan merosot. Selain itu, tambah dia, biaya operasional untuk ke laut dan hasil yang diperoleh sama sekali tidak seimbang.

”Jujur saja, kalau kita paksakan melaut hasil tangkapan juga tidak maksimal. Makanya, kita lebih memilih untuk tidak melaut saja dulu, sampai cuaca tidak ekstrem lagi,” pungkas Mulyadi.(gie)

You may also like

Leave a Comment