Home » BENGKULU » E-Library Terkendala Peralatan

E-Library Terkendala Peralatan

by Yasrizal

Suasana penginputan buku menjadi file elektronik di Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Bengkulu.

Suasana penginputan buku menjadi file elektronik di Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Bengkulu.

kupasbengkulu.com – Sejak tahun 2011 Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Bengkulu mulai merintis program Perpustakaan Nasional, berupa Perpustakaan Elektronik atau Electronic Library (E-Library). Namun, mendekati pertengahan tahun 2014 E-Library tersebut belum terealisasi.

Menurut Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Bengkulu, H. Mardiansyah Mahyudin, SE, MBA belum terealisasinya E-Library disebabkan kendala peralatan dari Perpustakaan Nasional.

“Saat ini kami terus melakukan upaya untuk realisasi E-Library, tapi kami kekurangan beberapa peralatan. Berbagai peralatan tersebut disuport secara bertahap oleh Perpustakaan Nasional,” kata Mardiansyah, Selasa (25/3/2014).

“Meski demikian, kami tetap melakukan tahapan, salah satunya menginput buku-buku dengan cara scanning. Setidaknya, buku yang telah diinput saat ini berjumlah lebih dari 14.000 judul buku,” tambahnya.

E-Library hadir untuk menjawab tantangan teknologi untuk menyalurkan informasi dengan cepat, tepat dan global. E-Library menyimpan berbagai data data baik itu buku (tulisan), gambar dan suara dalam bentuk file elektronik, dan mendistribusikannya dengan menggunakan protokol elektronik melalui jaringan komputer.

Disisi lain, Mardiansyah menjelaskan saat ini tingkat kunjungan perpustakaan konvensional masih cukup tinggi. Setiap harinya jumlah pengunjung perpustakaan berkisar antara 70-75 pengunjung, terbanyak dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Untuk tingkat kunjungan masih lumayan tinggi, dari sana kita bisa melihat bahwa minat baca di Provinsi Bengkulu tergolong tinggi. Kami pun terus melakukan upaya pembenahan, seperti rencana renovasi ruang baca konvensional agar lebih menarik, termasuk penambahan koleksi buku,” demikian Mardiansyah. (beb)

You may also like

Leave a Comment