Home » BENGKULU » Pagi Ini, Belasan Ribu Pedagang Kota Bengkulu Mogok Jualan

Pagi Ini, Belasan Ribu Pedagang Kota Bengkulu Mogok Jualan

by Yasrizal

Pasar Panorama Sepi, Pedagang menggelar aksi mogok berjualan

Pasar Panorama Sepi, Pedagang menggelar aksi mogok berjualan

kupasbengkulu.com – Sekitar 12 ribu pedagang di Kota Bengkulu terdiri dari Pasar Panorama, Minggu dan Barukoto melakukan aksi mogok berjualan serentak, Senin (10/3/2014).

Aksi mogok tersebut dilakukan atas beratnya beban pajak yang harus dibayarkan ke daerah, misalnya untuk kios pedagang harus membayar Rp 40 ribu per meter, per bulan, lapak Rp 10 ribu per meter per bulan, dan awning Rp 25 ribu per meter per bulan.

Anton salah seorang pedagang Pasar Panorama menyebutkan, kenaikan tersebut sungguh diluar dugaan, misalnya untuk sewa kios dahulu per meter per bulannya hanya Rp 25 ribu sekarang menjadi Rp 40 ribu,  lapak jika dahulu gratis sekarang dibebankan Rp 10 ribu per bulan per meter, sementara awning pedagang telah membeli Surat Tanda Bukti Hak Milik (STBHM) dari pemerintah.

“Pada periode wali kota sebelumnya kami beli STBHM hinga Rp 20 juta dan itu menjadi milik kami, STBHM bisa digunakan untuk pinjam modal di bank tapi STBHM sekarang mau ditarik dan kami dikenai uang setoran per bulan,” kata Anton.

Selain kenaikan pajak sewa pedagang juga mengaku gerah dengan tingginya pungutan di pasar-pasar tersebut, dalam sehari pedagang harus mengeluarkan uang yang dibayar pada beberapa oknum dan pihak ketiga pasar mencapai Rp 6000.

Pedagang menjelaskan selain mogok berjualan pagi ini, Senin (10/3/2014) ribuan pedagang akan menggelar unjuk rasa di kantor wali kota.

Mogoknya ribuan pedagang di Kota Bengkulu membuat para pembeli kebingungan.

Dari pantauan di lapangan beberapa penjual masih ada yang berjualan tapi lebih cenderung menghabiskan sisa jualan kemarin.

“Iya, saya jualan cuma menghabiskan dagangan kemarin, ini aja saya sudah mau tutup,” kata pedagang cabe di Pasar  Panorama sambil berkemas, selanjutnya ia katakan ikut aksi unjuk rasa ke nkantor wali kota.(kps)

You may also like

Leave a Comment