oleh

Pengrajin Bengkulu Belum Tahu HPN 2014

Cinderamata
BELUM MENYENTUH : Pengrajin cinderamata di Kota Bengkulu belum mengetahui jika ada helatan HPN bulan februari mendatang. Tampak, salah satu kios pengrajin di Kota Bengkulu.

kupasbengkulu.com – Menyisakan dua puluh lima hari jelang hajatan nasional para wartawan, ternyata banyak pengrajin belum mengetahui pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2014 di Kota Bengkulu.

Salah satu buktinya, para pengrajin belum melakukan persiapan untuk memanfaatkan momentum bersejarah ini. Pasalnya, para pengrajin belum mempersiapkan berbagai pernak-pernik sebagai cinderamata yang dapat dijual di hari pelaksanaan HPN tanggal 1-10 Februari 2014 mendatang.

Seperti dituturkan Nurbaiti, pemilik salah satu kios cinderamata khas Bengkulu di kawasan Anggut Atas. Menurut Nurbaiti dirinya tidak mengetahui pasti jadwal pelaksanaan HPN di Kota Bengkulu. Bahkan dirinya sama sekali tak tau ada logo HPN 2014.

“Saya justru belum tahu kalau HPN itu mulainya tanggal 1 Februari 2014. Saya pikir masih lama. Soalnya gaung-nya juga kurang terdengar. Jujur saja saya belum mempersiapkan apa-apa (cinderamata,red) yang berhubungan dengan HPN 2014,” ujar Nurbaiti, Selasa (7/1/2014).

Hal serupa dituturkan pemilik kios cinderamata lainnya, Devi. Selama ini Devi selalu menerima kiriman barang-barang baru dari pengrajin yang merupakan warga asli Kota Bengkulu. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda akan ada cinderamata khusus HPN 2014.

“Biasanya kalau ada momentum khusus, jauh-jauh hari sudah dihubungi sama pengrajinnya. Tapi sejauh ini belum ada. Mungkin dekat-dekat hari ‘H’ akan ada cinderamata baru yang masuk,” tambah Devi.

Ditambahkan Nurbaiti, dirinya bingung perihal pelaksanaan HPN 2014 ini karena sosialisasi yang dianggapnya kurang efektif. Belum lagi masalah logo yang sama sekali dia belum tahu.

“Saya sebagai pengrajin tidak tahu harus minta kemana logo itu. Kita kan butuh, misalnya untuk buat baju, gantungan kunci, macam-macam pokoknya. Tapi kalau sudah mepet begini saya takutnya malah nggak terkejar lagi,” demikian Nurbaiti.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed