Sabtu, Desember 10, 2022

3 Mantan Pejabat Seluma Diperiksa Kejati

Baca selanjutnya

Mantan Bupati Seluma, Murman Effendi, Rabu (21/05/2014) terlihat meninggalkan Gedung Pidsus Kejati Bengkulu usai diperiksa terkait dugaan korupsi pengadaan lahan pabrik semen di Kabupaten Seluma. (Foto : Dodi Irawan).
Mantan Bupati Seluma, Murman Effendi, Rabu (21/05/2014) terlihat meninggalkan Gedung Pidsus Kejati Bengkulu usai diperiksa terkait dugaan korupsi pengadaan lahan pabrik semen di Kabupaten Seluma. (Foto : Dodi Irawan).

kupasbengkulu.com – Mantan Bupati Seluma Murman Effendi dan Mantan Kadis SDM Seluma Saiful Anwar Dali, serta Drs. H. Tarmizi Yunus, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Seluma diperiksa di Kantor Kejati Bengkulu Rabu (21/5/2014) pukul 09.00 WIB.

Pemeriksaan ini terkait dugaan kasus korupsi pengadaan lahan pabrik semen yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Seluma dengan nominal Rp 11 miliar, dan ditambah dengan APBD Provinsi Bengkulu. Dimana Rp 3,5 miliar diantaranya untuk membayar ganti rugi kawasan hutan seluas 150 hektare.

Sayangnya, ketika akan dikonfirmasi, mantan Bupati Seluma Murman Effendi memilih kabur meninggalkan wartawan.

“Ya nanti dulu saya mau Isoma (Istirahat, shalat makan) dulu,” kata Murman sambil berlalu.

Sementara itu, kuasa hukum Saiful Anwar Dali, Ahmad Nurdin, SH, mengungkapkan, bahwa pemeriksaan ini memang terkait dugaan kasus korupsi pengadaan lahan pabrik semen tersebut.

“Ya cuma hanya diperiksa saja,” dalih Ahmad Nurdin.

Dikatakannya, tidak ada penahanan untuk pemeriksaan kali ini, pemeriksaan dilakukan sehubungan dengan posisi Murman sebagai Ketua Panitia 9 atau ketua panitia pengadaan dan pembebasan lahan untuk pengadaan pabrik semen. Sementara, Drs. Tarmizi Yunus, merupakan Sekretaris Panitia 9, dan H. Syaiful Anwar Dali selaku anggota panitia serta Khairi Yulian, S.Sos, selaku Direktur PT Puguk Sakti Permai.

“Kita tidak bisa berandai-andai terhadap pemeriksaan kali ini,” ujarnya.

Dugaan, sebanyak 6 orang yang bakal dijadikan tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan pabrik semen di Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, pada tahun 2007 lalu.

Hanya saja dua orang yakni adalah Karyamin selaku PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) dan Surya Gani selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) yang saat itu menjabat Kadis ESDM sudah ditetapkan tersangka lebih awal. Namun, hingga saat ini, belum ada dari 6 tersangka tersebut yang ditahan pihak Kejati Bengkulu.(cr3)

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru