oleh

Agar Pemilu 2014 Lancar, Pahami Siapa yang Bertanggung Jawab

Presiden SBY dan Wapres Boediono menyapa para pimpinan parpol yang menghadiri Pembukaan Rakornas Pemantapan Pemilu 2014 di JCC, Selasa (11/2) pagi.
Presiden SBY dan Wapres Boediono menyapa para pimpinan parpol yang menghadiri Pembukaan Rakornas Pemantapan Pemilu 2014 di JCC, Selasa (11/2) pagi.

kupasbengkulu.com- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemantapan Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014 di Assembly Hall, Jakarta Convention Centre, Selasa (11/2) pukul 10.00 WIB. Dalam sambutannya, Presiden mengajak semua elemen pelaksana pemilu memahami kewenangan, kewajiban, tanggung jawab masing-masing. Sosialisasikan dengan jelas siapa bertanggung jawab apa sehingga masyarakat tidak salah alamat ketika menyampaikan aduan atau masukan.

“Sering terjadi setiap ada aduan dialamatkan kepada Presiden, padahal bukan kewenangan dan bukan tanggung jawab Presiden menurut Undang-undang Pemilu,” kata Presiden SBY.

Cegah berbagai bentuk penyimpangan Pemilu, termasuk intimidasi, dari siapapun kepada siapapun. “Para penegak hukum diharapkan aktif untuk mencegah terjadinya penyimpangan tersebut. Dalam hal penyimpangan, sanksi harus tegas dan adil,” SBY menegaskan.

Presiden berharap Pemilu 2014 berjalan lancar sebagaimana 2004 dan 2009 lalu. Masyarakat Indonesia sudah makin matang, Presiden juga berharap para elit dan pimpinan partai politik turut menjaga keamanan dan ketertiban kampanye Pemilu. “Cegah pernyataan dan tindakan yang provokatif yang bisa menyulut kemarahan elemen masyarakat kita,” SBY mengingatkan.

Agar berlangsung sesuai harapan, Presiden SBY meminta Pemilu 2014 nanti dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku, mulai dari UUD 1945, UU Pemilu, dan undang-undang serta peraturan lainnya. “Mari sukseskan Pemilu 2014 ini. Dunia telah mengakui dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pemilu 2004 dan 2009 yang dinilai damai, fair, dan demokratis. Mari kita ukir sejarah baru sehingga Pemilu 2014 juga sukses,” ujar Presiden SBY.

Sebelumnya, dalam laporannya Mendagri Gamawan Fauzi selaku Ketua Panitia Rakornas Pemantapan Pemilu 2014 mengatakan, acara dihadiri sekitar 3600 peserta. Rakornas sebagai implementasi pasal 126 UU Pemilu, dimana pemerintah dan pemda wajib memfasilitasi pelaksanaan pemilu.

“Maksud dan tujuan Rakornas adalah sebagai upaya menyamakan persepsi guna sinergitas diantara pemangku kepentingan Pemilu, sehingga dapat memperkuat dan memantapkan fungsi koordinatif bagi suksesnya Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014,” Gamawan menjelaskan.

Pemilu 2014 akan diselelnggarakan pada 9 April nanti. Rakornas Pemantapan Pemilu 2014 ini sebagai wujud implementasi dari pasal 126 UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu.

Peserta Rakornas ini adalah seluruh pemangku kepentingan pemilu, yaitu Gubernur, Bupati/Walikota, pejabat eselon I di Kemendagri, Mabes TNI dan Polri, Kejaksaan Agung, Badan Intelejen Nasional (BIN), dan Kapolda. Kemudian Kabinda, Kajati, Ketua KPU provinsi, Ketua Bawaslu Provinsi, Danrem, Dandim, Kapolres, Ketua KPU dan Panwaslu kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Hadir pula sejumlah menteri KIB II, Ketua MPR Sidarto Danusubroto, Ketua DPR Marzuki Ali, Ketua DPD Irman Gusman, para kepala Lembaga Negara, dan para Ketua Umum Parpol.(kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed