alat vakum

Alat Vakum di Kabupaten Kaur

Kaur, kupasbengkulu.com – Tiga unit alat Vakum penggorengan di Gedung Pengolahan Keripik buah khas Kaur, yang berada di Pondok Pusaka Padang Kempas Kabupaten Kaur, Mubazir. Alat vakum yang telah menghabiskan dana ratusan juta itu sama sekali tidak difungsikan. Sehingga sebagian sisi badan alat tersebut telah berkarat dan tidak terawat.

Alat vakum ini merupakan alat penggorengan buah dengan tidak menggunakan minyak, tapi meskipun demikian setiap keripik buah yang dimasukan didalam alat vakum tersebut tidak mengurangi rasa buah itu sendiri. Akan tetapi, dengan kondisi yang rusak seperti ini vakum tidak bisa digunakan lagi.

Dari pantauan kupasbengkulu.com, ketiga alat tersebut dibiarkan disudut ruangan bagian belakang. Dengan kondisi yang sudah mulai berkarat, dan tidak pernah dipakai. Namun gedung tersebut masih memproduksi keripik buah dari pisang dan ubi dari berbagai rasa, seperti keju, balado, asin, manis, cokelat, dan rasa lainnya.

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaur M.Thabri melalui Sekretaris Dhanus Suriaman menerangkan, penyebab tidak digunakannya alat vakum tersebut dikarenakan tidak adanya SDM yang memadai dan bisa mengoperasikan alat tersebut.

“Sebelumnya alat vakum ini pernah digunakan untuk membuat keripik buah vakum, namun setelah berapa lama pengelola keripik buah ini mengundurkan diri untuk berusaha sendiri. Nah, dari situlah alat tidak pernah digunakan, karena selain tidak ada yang bisa mengoperasikan juga belum ada yang mau untuk mengelola dan membuat keripik buah dengan cara di vakum. Tapi untuk pembuatan keripik biasa itu tetap beroparasi,” papar Dhanus, Selasa (12/11/2014).

Dikatakannya, meskipun ketiganya tidak pernah dipakai lagi sejak sembilan bulan terkhir, namun satu buah alat vakum tersebut masih bagus dan dua diantaranya mengalami kerukan.

“Jika ada kelompok yang bersedia untuk mengolah keripik pisang dengan menggunakan alat vakum tersebut, kami pihak Disperindagkop hanya bisa memberikan sarana berupa alat, namun tidak digaji. Dan akan diperbaiki alat vakum yang rusak tersebut,” tutupnya.(mty)