oleh

Banyak Tahanan Anak Hadapi UN SMP

diborgol-anak_20150922_210535

Rejang Lebong, Kupasbengkulu.com-dari balik jeruji tahanan, banyak anak kelas III SMP yang akan mengikuti Ujian Nasional pada Mei mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Effendi memastikan kalau institusinya siap memfasilitasi para tahanan anak untuk ikut UN.

“Apabila anak tersebut masih dalam masa pendidikan, dan siap mengikuti UN, maka akan kita fasilitasi,” jelas Zakaria.

Dalam kasus pemerkosaan berujung pembunuhan terhadap Yuyun (14) di Padang Ulak Tanding (PUT), ada dua orang pelaku tercatat sebagai pelajar kelas III SMP. Sedangkan, satu orang lagi terlibat dalam kasus begal, yang menewaskan Defrizal Nuardi (23), juga tercatat siap mengikuti UN SMP.

“Meskipun begitu, mereka tidak akan mengikuti UN di kelas, melainkan di ruang tahanan, atau di Lapas,” tegas Zakaria.

Zakaria menambahkan, pihaknya baru akan membantu, apabila sekolah atau pihak keluarga dari anak tersebut menghadap dan meminta, agar anaknya tetap bisa ikut UN. Berarti masih ada harapan dari keluarga dan pihak sekolah, agar anaknya mendapat pendidikan.

“Tentu kita mempertimbangkan nasib anak tersebut kedepannya, apabila pendidikannya tidak selesai,” kata Zakaria.

Penulis : Adhyra Irianto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed