oleh

Bawaslu Minta Kandidat Gubernur Lebih Jaga Etika Politik

Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Parsadaan Harahap, SP, M.Si.
Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Parsadaan Harahap, SP, M.Si.

kupasbengkulu.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu, Parsadaan Harahap, meminta agar kandidat yang akan maju dalam Pilkada serentak, termasuk Pemilihan Gubernur pada Desember 2015 mendatang agar lebih mengedepankan etika politik. Hal ini terkait dengan banyaknya kandidat yang sudah melakukan pemasangan baliho dan media sosialisasi lainnya pada ruang publik.

“Terkait dengan itu, yang disebut dengan balon atau calon memang belum ada karena KPU saat ini memang belum mengeluarkan tahapan, belum melaunching peraturan KPU yang berkaitan dengan tahapan-tahapan itu. Kita masih dalam proses konsultasi dan uji publik. Tapi mereka seharusnya menjaga sikap etis dalam proses menuju Pilkada tersebut, dijaga betul jangan sampai mengganggu rasa keadilan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Parsadaan, Jumat (27/03/2015).

Menurutnya, pemasangan alat sosialisasi tersebut telah menyalahi etika dan estetika, karena pada dasarnya kalau para kandidat konsisten untuk maju, pasti juga akan melakukan sosialisasi, tentunya dengan jadwal atau waktu yang sudah ditentukan. Parsadaan juga mengatakan, sampai saat ini sayangnya pihak Bawaslu belum bisa melakukan tindakan apapun karena tidak ada aturan di luar tahapan Pilkada.

“Masyarakat silahkan menilai apa yang mereka lakukan. Saya mengimbau agar para kandidat lebih menjaga sikap, bersabar sampai waktu yang ditetapkan KPU,” demikian Parsadaan. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

7 − five =

News Feed