oleh

Bhayangkari Rejang Lebong Bantu Penderita Kaki Gajah

Tampak rombongan Bhayangkari Rejang Lebong, Jumat (14/02/2014), mengunjungi Budi Santoso (35) penderita kaki gajah di Kabupaten Rejang Lebong.
Tampak rombongan Bhayangkari Rejang Lebong, Jumat (14/02/2014), mengunjungi Budi Santoso (35) penderita kaki gajah di Kabupaten Rejang Lebong.

kupasbengkulu.com – Anggota Bhayangkari Cabang Rejang Lebong (RL), Jumat (14/02), sekitar pukul 10.00 WIB mendatangi rumah Budi Santoso (35), penderita Filariasis atau penyakit kaki Gajah di Kelurahan Air Meles Atas Kecamatan Curup Tengah. Selain memberikan motivasi, kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Rejang Lebong, Ny Riena Edi Suroso, juga memberikan sejumlah bantuan, berupa uang tunai dan sembako.

“Ini adalah kegiatan rutin dari Bhayangkari cabang Rejang Lebong. Hampir setiap bulannya, kegiatan yang sama selalu kita lakukan. Beberapa waktu lalu, kami mendapatkan informasi jika di Rejang Lebong ini masih ada warga yang menderita penyakit kaki gajah. Kami sempat kaget mendengarnya, seharusnya sudah tidak ada lagi penderita penyakit tersebut di Indonesia. Apalagi, pencegahan dan pengobatan penyakit jenis ini merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat,” ujar Riena.

Ditambahkan Riena, pihaknya memberikan apresiasi terhadap semangat korban. Meskipun menderita penyakit tersebut, namun tetap semangat dalam menjalankan aktifitas mencari nafkah untuk keluarganya.

“Dari hasil perbincangan kita tadi, Pak Budi ini setiap hari masih pergi ke kebun bertani sayur-sayuran. Walaupun dalam keadaan sakit, tetapi masih sanggup melakukan perjalanan ke kebun miliknya yang berjarak 1,2 Km dari rumahnya ini. Saya benar-benar apresiasi,” ujar Istri Kapolres Rejang Lebong ini.

Atas bantuan tersebut, Riena berharap, agar dapat dijadikan sebagai motivasi bagi penderita agar tetap semangat melakukan pengobatan atas penyakit yang di deritanya itu.

“Saya harap, warga Rejang Lebong lainnya juga dapat memberikan perhatian lebih kepada Pak Budi ini, setidaknya memberikan bantuan kesehatan dan proses pengobatan yang akan dilakukannya,” imbau Riena. (one)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed