oleh

Bolehkah Anak Berpuasa Setengah Hari?

-RELIGI-18 views

Ilustrasi anak puasa

kupasbengkulu.com- Karena merasa kasihan melihat si kecil terlihat lemas ketika menjalankan ibadah puasa, biasanya orangtua lalu mengizinkan anak untuk membatalkan puasanya. Menurut Ustadzah Bunga Yayan, yang merupakan anggota LP3 MUI Provinsi Bengkulu sekaligus pengasuh Bengkulu Hijabers Community (BHC) , hal seperti itu perlu ditinjau ulang. Jika anak tersebut telah berumur 7 tahun tidak lagi diperbolehkan untuk dibiasakan puasa setengah hari.

“Perintah puasa keluar pada tahun ke 2 hijriah bersamaan dengan perintah untuk memindahkan kiblat (sholat), perintah sedekah beserta rinciannya, dan perintah untuk jihad. Seperti diketahui ada dalil yang menjelaskan bahwa ketika anak berumur tujuh tahun wajib sholat, lalu apa bedanya dengan puasa. Anak yang sudah berumur 7 tahun puasanya sudah wajib penuh, empat poin yang tadi itu tidak boleh dipotong-potong, semuanya harus dilakukan secara bersama,” jelasnya.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa orangtua harus bisa mengenal anak dengan baik. Jika anak sedang sakit boleh istirahat puasa, namun jika ia sehat tapi ingin membatalkan puasa orangtua harus mencari cara yang baik agar anak terlatih berpuasa.

“Anak itu terbentuk karena orangtua kan ya, kita memang diajarkan dalam islam untuk mendidik tidak boleh mendadak. Karenanya sebelum anak berumur 7 tahun, misal dari umur 5 tahun ajarilah anak berpuasa jadi begitu berumur 7 tahun tidak ada lagi istilahnya anak akan membatalkan puasa atau puasanya bolong. Lagipula orangtua harus ingat anak kuat jangan dilemes-lemesin, kalau lemes jangan dikuat-kuatin,” terangnya.(cr10)

Rekomendasi