Minggu, Desember 4, 2022

BPKAD Kota Bengkulu Hadiri Rapat Penanganan Stunting

Baca selanjutnya

Kupas News, Bengkulu – Sebagai ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bengkulu, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menargetkan Kota Bengkulu zero stunting. Ini disampaikannya di hadapan Deputi Bidang KS-PK BKKBN pusat Nopian Andusti yang berkunjung ke ruang kerjanya, Kamis (7/4).

Nopian didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Rusman sengaja berkunjung ke kantor walikota Bengkulu menemui wakil walikota untuk mengintervensi dan memberikan arahan terkait persoalan stunting.

Hadir di ruangan tersebut mendampingi wakil walikota para asisten, staf ahli, Kadis Kesehatan, Kadis DP3AP2KB, Kadis Kominfo, BPKAD, Dinas PUPR dan beberapa kepala OPD terkait lainnya.

“Kami menargetkan Kota Bengkulu zero stunting. Caranya kita fokus pada masyarakat yang beresiko tinggi stunting terutama tingkat ekonomi, tingkat pendidikan dan kesehatan masyarakat,” sampai Dedy.

Misalnya persoalan air bersih, maka ia pastikan sambungan PDAM tersambung ke rumah mssyarakat karena pemkot juga ada program sambungan gratis PDAM. Misalnya persoalan gizi, pemkot juga akan bantu asupan gizi. Ini, kata Dedy selaras dengan program pengentasan kemiskinan.

“Pemkot juga akan mensupport anggaran untuk TPPS di setiap kecamatan,” sampainya.

Lalu, Deputi Bidang KS-PK BKKBN pusat Nopian Andusti sangat mengapresiasi setelah mendengar pemaparan dari wakil walikota Bengkulu Dedy Wahyudi. Dirinya merasa bangga dengan berbagai upaya-upaya yang dilakukan wakil walikota Bengkulu.

“Saya sangat bangga kepada wakil walikota yang melakukan gerakan-gerakan cepat dalam rangka upaya penurunan stunting. Dan beliau langsung mensupport bahwa tidak ada gerakan yang tidak disertai dengan anggaran. Beliau sudah komitmen bahwa pemkot akan support anggaran untuk penurunan stunting. Ini luar biasa dan semoga akan dikuti oleh daerah lain,” ujar Nopian.

Ia berharap tak ada lagi kasus anak stunting atau dengan kata lain zero stunting. Selain itu, mantan sekda Provinsi Bengkulu ini juga berharap TPPS Kota Bengkulu bisa berkreasi sehingga bisa menjadi contoh di daerah lain dengan melakukan terobosan-terobosan baru.

“Percepatan stunting ini adalah tugas kita semua dan tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan generasi berkualitas di masa depan, atau Indonesia Emas,” kata Nopian.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Rusman menambahkan, bahwa dalam upaya edukasi ke masyarakat untuk memutus mata rantai stunting, jangan sampai terjebak sasarannya kepada yang sudah stunting saja. Tapi sasaran yang paling penting yakni keluarga-keluarga yang beresiko stunting.

Kemudian remaja-remaja yang akan menikah juga menjadi fokus sasaran. Kesehatannya harus dipastikan 3 bulan sebelum pernikahan agar saat hamil, bayi yang dilahirkan nanti bebas dari stunting. (Adv)

 

Syarif Bastaman Terpilih Aklamasi Ketua Umum PB GABSI

Syarif Bastaman Ketua Umum PB GABSI terpilih (baju hitam) bersama Ketua GABSI Bengkulu, Rahiman Dani dan pengurus GABSI Bengkulu, Foto: Dok  Kupas News, Surakarta - Kongres...

Gubernur Rohidin Pastikan Bengkulu Genjot Infrastruktur Jalan di 2023

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhakti PU ke 77 Tahun 2022, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu, 3...

JMSI Tetapkan Tiga Pemenang Lomba Video Pendek Wisata Bengkulu

Kupas News, Kota Bengkulu – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu berkerjasama dengan BDF Creator menggelar lomba video pendek dalam rangka menyemarakan HUT Provinsi...

LIRA Bengkulu Surati Komisi I Panggil Manajemen PT. Pamor Ganda

Kupas News, Kota Bengkulu  – PT. Pamor Ganda hingga saat ini belum merealisasikan 6 poin kesepakatan atas pemenuhan tuntutan 3 desa penyangga. Kesepakatan ini...

Dua Pengedar Ganja Asal Kota Bengkulu Diringkus Polisi

Kupas News, Kota Bengkulu – Subdit I ditresnarkoba polda Bengkulu berhasil meringkus dua orang pengedar narkoba jenis ganja dengan barang bukti 10 paket ganja...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru