oleh

Dideadline Dua Hari, Walikota : Jangan Pakai Emosi

SDN 62 Dibongkar paksa
Segel SDN 62 KOta Bengkulu dibongkar paksa Satpol PP belum lama ini.

kupasbengkulu.com – Terkait pernyataan ahli waris lahan SD Negeri 62 Kota Bengkulu, yang mendeadline dua hari kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, untuk mempertemukannya dengan walikota. Jika tidak ada halangan, Senin (18/8/2014), Helmi Hasan mengundang semua pihak terkait, untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan tersebut.

(Baca juga : Pemkot Dideadline Dua Hari, Ahli Waris Ancam Robohkan Bangunan)

”Atas saran Kajari, rencananya Senin kami mengundang ahli waris dan pihak terkait lainnya untuk duduk bersama, jangan pakai emosi,” kata Helmi Hasan, Sabtu (16/8/2014).

Helmi mengatakan, permasalahan ini sudah terjadi sejak puluhan tahun yang lalu. Sehingga dirinya tidak ingin permasalahan ini berlarut-larut dan diwarisi pemerintahan selanjutnya.

Pada pertemuan tersebut nantinya, pihak Kejari sebagai pengacara negara yang ditunjuk untuk memediasi permasalahan ini akan memaparkan temuan-temuannya berkaitan dengan SDN 62.

”Kami juga meminta kepada ahli waris tolong bawa dokumen-dokumen yang dimiliki dan buktikan kalau itu sah,” saran Helmi.

Helmi juga menilai sebagai sebuah negara demokrasi, pihak ahli waris memiliki kewenangan untuk melaporkan pihaknya atas tuduhan pengrusakan segel SDN 62.

”Terkait laporan mereka ke Polda, ya silahkan saja. Ini negara demokrasi. yang jelas sekolah ini bukan bangunan liar, ini resmi. Kita lihat saja putusan hukumnya bagaimana,” tandas Helmi.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

16 + one =

News Feed