oleh

Diduga Mall Praktek, Tiga Bulan Ibu Hamil Tak Sadarkan Diri

Keluarga korban saat mendatangi manajemen RSUD M Yunus terkait dugaan mall praktek.
Keluarga korban saat mendatangi manajemen RSUD M Yunus terkait dugaan mall praktek.

kupasbengkulu.com – Dugaan mall praktek terjadi di Rumah Sakit M Yunus. Pasalnya salah satu pegawai RSUD M Yunus diduga salah memberikan obat kepada Maryati setelah operasi cecar pada (7/3/2014) hingga tak sadarkan diri selama 3 bulan penuh.

Menurut keluarga korban Tarmizi, saat itu suami korban Sukamto yang merujuk dari RSUD Bengkulu Selatan ke RSUD M Yunus karena istrinya sulit melahirkan secara normal. Sesampainya di RSUD M Yunus suami korban diminta untuk menandatangani surat perjanjian operasi.

“Kalau operasinya lancar, tapi setelah dua hari kemudian setelah salah satu perawat memberikan empat butir obat, istrinya langsung menggigil dan kemudian langsung tak sadarkan diri,” kata Tarmizi.

Naasnya lagi, setelah suami korban tak sanggup untuk melunasi pembayaran dua hari setelah kejadian tersebut, korban diminta untuk meninggalkan rumah sakit tersebut.

“Istri saya sudah tiga kali bolak-balik dari Rumah sakit, tapi belum juga ada perubahan, sekarang saja masih dalam perawatan di rumah sakit,” ungkap Sukamto.

Hingga pada Rabu (23/7/2014) sekitar pukul 12.00 WIB, keluarga korban mendatangi Bid Pelayanan Rumah sakit untuk menuntut hak mereka. Hal ini karena rumah sakit tersebut telah melakukan tindakkan yang diduga mall praktek.

“Kami disini menuntut dan menanyakan obat apa yang telah mereka berikan kepada korban,” ungkap Tarmizi.

Sementara itu saat kupasbengkulu.com hendak mengkonfirmasi masalah ini, pihak rumah sakit hingga saat ini belum memberikan jawaban.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed