oleh

Disindir Netizen, Gubernur: Tidak Main Facebook

Akun Twitter milik Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti
Akun Twitter milik Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti

kupasbengkulu.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu disindir netizen lantaran dinilai kurang proaktif dalam menanggapi kasus pemerkosaan dan penganiayaan yang berujung tewasnya Yuyun (14) siswi SMP di Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejang Lebong beberapa waktu lalu. Bahkan pemilik akun Facebook Budi Setiawan terang-terangan mengatakan kasus Yuyun sebagai “ikon kemiskinan Bengkulu”.

(Baca: Netizen Sindir Kasus Yuyun “Ikon Kemiskinan Bengkulu“)

Menanggapi hal itu, Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, lewat akun Twitter-nya @ridwanmukti1963 menyebut dirinya tidak aktif menggunakan akun Facebook. Terlihat tak ingin memperdebatkan hal tersebut, gubernur mengajak masyarakat untuk terus semangat memperbaiki Provinsi Bengkulu.

“maaf tdk main di facebook, terus semangat berbenah menuju bengkulu lebih baik,” tulisnya membalas sapaan dari pemilik akun @ronal_utama, Rabu (04/05/2016).

Sebagaimana diketahui, kasus Yuyun yang terjadi pada bulan April ini telah menyita perhatian publik tidak hanya di daerah, bahkan secara nasional. Tanda pagar (tagar) #NyalauntukYuyun sempat bertengger lama sebagai trending topic di jejaring sosial Twitter. Kasus ini mendapat kecaman keras dari semua kalangan.

Hingga saat ini kasus Yuyun masih terus bergulir di pengadilan. Tujuh terdakwa yakni, De (18), Da (17), Fs (18), Su (18), Al (17), So (16), dan Ek (16), yang masih di bawah umur dituntut dengan hukuman 10 tahun penjara. Namun masyarakat menilai hukuman tersebut masih belum cukup untuk menebus perbuatan keji yang telah dilakukan terhadap Yuyun. (val)

News Feed