Selasa, Agustus 16, 2022

Gegara Bazar Murah, Emak-Emak Serbu Kantor Camat Gading Cempaka dan Ratu Samban

Baca selanjutnya

Kupas News, Kota Bengkulu – Emak-emak serbu pasar murah (Bazar) Idul Adha tahun 2022 yang digelar hari pertama didepan kantor camat Gading Cempaka dan Ratu Samban Kota Bengkulu di serbu emak-emak yang ingin berbelanja kebutuhan sembako dengan harga murah.

Kepala Disperindag Kota Bengkulu, Bujang HR melalui Sekretaris Dinas, Nina Nurdin menjelaskan Bazar murah diadakan untuk mengantisipasi melambungnya harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Idul Adha.

“Melalui pasar murah ini menjadi alasan tersendiri bagi Pemerintah Kota Bengkulu untuk turut serta menyeimbangkan kebutuhan dengan keadaan,” sampainya.

Yuni salah seorang warga Perumahan Alas Maras kecamatan Gading Cempaka ketika di konfirmasikan terkait pasar murah, Selasa (28/6) menyatakan sangat senang dengan adanya bazar tersebut. Hal ini dinilainya sangat membantu dan meringankan biaya pengeluaran keluarga disaat perekonomian sulit seperti saat ini.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bazar tersebut apalagi harga yang ditawarkan sangat murah dibandingkan dengan harga dipasaran, walaupun pembelian dilakukan terbatas,” kata Yuni.

Ia menambakan untuk harga cabe yang beredar dipasaran saat ini mencapai Rp80 ribu/Kg sedangkan di bazar dipatok dengan harga Rp35 ribu/Kg dan bawang merah dipasaran Rp60/Kg dibazar ini hanya Rp20 ribu/Kg.

“Dengan adanya bazar ini masyarakat sangat terbantu apalagi masyarakat kecil seperti kami,” ungkap Yuni.

Namun ditengah kebahagian sebagian masyarakat yang mendapatkan kupon bazar ada juga yang kecewa lantaran tidak kebahagian kupon karena terlambat datang.

“Setelah dengar berita ini, saya langsung datang kesini dan alhasil tidak kebagian kupon, padahal rumah saya berada di sebelah kantor lurah Sidomulyo,” kata Aminah.

Staff ahli bidang pembangunan pemerintah Kota Bengkulu, Syafriandi saat wawancara dengan awak media dihalaman kantor camat Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Selasa, 28 Juni 2022, Foto: Dok
Staff ahli bidang pembangunan pemerintah Kota Bengkulu, Syafriandi saat wawancara dengan awak media dihalaman kantor camat Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Selasa, 28 Juni 2022, Foto: Dok

Sementara itu Staff ahli bidang pembangunan pemerintah Kota Bengkulu, Syafriandi mengatakan masyarakat tidak usah kecewa karena bazar ini diadakan selama tiga hari dan digelar disetiap kecamatan secara bergiliran. Untuk pembelian sembako itu sendiri sengaja dibatasi untuk mengantisipasi agar tidak diperjualbelikan

“Bazar ini diperuntukan untuk meringankan beban masyarakat, bukan untuk semata-mata diperjual belikan mencari keuntungan,” tegas Syafriandi.

Adapun syarat dalam membeli bahan pokok murah, yakni harus memiliki kupon yang dibagikan lewat masing-masing kecamatan. Bagi masyarakat yang tidak memiliki kupon, dapat langsung hadir pada bazar tersebut dan menemui petugas kecamatan.

Editor: Iman Sp Noya

Harga Sawit Merangkak Naik, Cangkang Sawit Jadi Nilai Tambah

Kupas News, Bengkulu – Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Bengkulu ditetapkan terendah Rp1.511 dan Harga Tertinggi Rp2.020 per Kg dengan toleransi harga...

Keluarga Korban Sodomi Polisikan Oknum Pensiunan ASN

Kupas News, Rejang Lebong – Unit Reskrim Polsek Bermani Ulu Polres Rejang Lebong menangkap seorang oknum pensiunan Aparatur Sipil Negera (ASN) di Kabupaten Rejang...

Kanwil Kemenkumham Bengkulu Sosialisasikan Kekayaan Intelektual Manusia

Kupas News, Bengkulu – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Bengkulu Erfan mengatakan, kekayaan intelektual adalah hak yang...

54 Paskibraka Bengkulu Siap Kibarkan Merah Putih 17 Agustus Besok

Kupas News, Bengkulu – Setelah melalui seleksi dan pemusatan latihan, sebanyak 54 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu Tahun 2022 dikukuhkan Gubernur Rohidin...

Garda Rafflesia Minta APH Usut Proses Lelang Puskesmas Pondok Suguh

Kupas News, Bengkulu – Proses lelang Renovasi-Penambahan Ruang Persalinan Puskesmas Pondok Suguh Tahun 2022 di Dinas Kesehatan Mukomuko turut menjadi perhatian aktivis lembaga swadaya...

Terbaru