Jumat, September 30, 2022

Gelar Cofee Morning, Perkumpulan APDESI Pondok Kelapa Deklarasi Anti Radikalisme-Terorisme

Baca selanjutnya

Kupas News, Bengkulu Tengah – Guna menangkal bahaya paham radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat, Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (P-APDESI) se-Kecamatan Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah gelar pertemuan di Balai Desa Sri Kuncoro.

Acara bertajuk Coffe Morning itu turut dihadiri Camat Pondok kelapa, Polsek Pondok Kelapa, MUI Pondok kelapa, KUA Pondok Kelapa serta 17 kepala desa se-Kecamatan Pondok Kelapa, Selasa, (16/08/2022)

Melalui pertemuan itu, para kepala desa bersama-sama dengan masyarakat diharapkan saling membantu dalam menangkal paham radikalisme dan tindakan terorisme di tengah-tengah masyarakat. Paham tersebut selain berbahaya juga bertentangan dengan hukum di Negara Republik Indonesia.

Kepala Desa Sri Kuncoro Romadhan mengucapkan terima kasih atas dilaksanakannya acara tersebut. Menurutnya acara ini dapat memberi pemahaman kepada seluruh kepala desa sehingga menjadi bekal untuk disampaikan kepada masyarakat.

“Saya mengajak juga kepada masyarakat dan kepala desa Kecamatan Pondok Kelapa untuk menangkal individu maupun kelompok yang berpaham radikalisme di kabupaten Bengkulu Tengah, khusunya di Kecamatan Pondok Kelapa” kata Romadhan

Ramadhon beserta seluruh kepala desa se-Kecamatan Pondok juga berkomitmen penuh menolak dan ikut memerangi paham radikalisme dan terorisme. Komitmen itu dituangkan dalam deklarasi bersama seluruh stake holder se-Kecamatan Pondok Kelapa.

Sementara itu Camat Pondok Kelapa yang diwakili Kasie Trantib dalam sambutanya mengatakan, paham radikalisme kerap masuk karena alasan ekonomi yang disertai dengan pemahaman agama yang minim. Kondisi ini memicu paham radikal dan tindakan teroris menjadi mudah tumbuh di tengah masyarakat.

Untuk itu Ia berharap peran kepala desa sebagai pimpinan di desa masing-masing bisa menjadi garda terdepan dalam menangkal paham yang bisa memecah bela bangsa. Ia juga berpesan agar kepala desa bisa mendeteksi sedini mungkin apabila ada indikasi warganya yang ikut terpapar.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak dalam penyelengaraan acara pemahaman radikalisme ini kami juga lebih bisa mengetahui awal masuk dan bagaimana bentuk paham radikalisme dan terorisme tersebut” kata Kasie Trantib. [*]

Kapolres Mukomuko Imbau Warga Laporkan Peredaran Obat Terlarang dan Miras

Kupas News, Mukomuko - Dalam rangka kunjungan kerja di wilayah hukum Polsek Mukomuko Utara, Kapolres Mukomuko AKBP Nuswanto, Rabu, menggelar Forum Diskusi Situasi kamtibmas...

Forkopimda Sepakat Legalkan Aktivitas Pemungutan Limpasan Batu Bara

Kupas News, Kota Bengkulu - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu serta Aparat Penegak Hukum (APH) Wilayah Hukum Bengkulu, sepakat mendukung Pemerintah Provinsi...

Polisi Tangkap Wartawan Gadungan Usai Peras Kelompok Tani

Kupas News, Rejang Lebong - Seorang wartawan gadungan mengaku dari media Tribun Tipikor berinisial SE (40 tahun) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan...

Bengkulu Targetkan Bebas Rabies Tahun 2030

Kupas News, Kota Bengkulu - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menargetkan provinsi Bengkulu terbebas dari Penyakit Rabies. Penyakit rabies merupakan penyakit yang dapat menular dari...

Bantuan Alsintan Gratis untuk Petani Bengkulu

Kupas News, Bengkulu – Program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu yang sempat terhenti 2 tahun terakhir akibat terjangan pandemi COVID-19 kembali dijalankan. Salah...

Terbaru