oleh

Hati-hati, Jajanan Takjil Ini Masih Utuh Setelah Seminggu

Jajanan yang diduga mengandung zat berbahaya
Jajanan yang diduga mengandung zat berbahaya

Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Hati-hati jika anda berniat membeli jajanan takjil yang dijual di pasaran. Hal ini seperti yang dialami warga Desa Air Meles, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong bernama Nur Ahmad. Nur mengaku bahwa jajanan takjil yang dibelinya di kawasan Pasar Ramadan, Lapangan Setia Negara, Curup, tetap utuh setelah tujuh hari dibeli. Diketahui, jenis jajanan takjil yang dibelinya adalah kue kukus.

“Umumnya, kue kukus hanya bertahan selama tiga hari, setelah itu akan muncul bintik-bintik jamur atau mungkin mengeras,” kata Nur, Selasa (14/06/2016).

Karena bertahan lama, Nur curiga ada pengawet yang digunakan dalam jajanan tersebut. Ditakutkan bahan pengawet yang digunakan merupakan zat berbahaya.

Selain pengawet, Nur juga mencurigai pewarna yang digunakan dalam pembuatan kue kukus ini. Sebab, warna kue begitu mencolok. Bahkan setelah seminggu, warna kue kukus tidak berubah sama sekali, masih seperti pada saat dibeli.

“Kami berharap pihak BPOM dapat kembali melakukan pemeriksaan, sebab makanan ini kemarin terlewat,” lanjut Nur.

Kronologis penemuan kue tersebut, awalnya Nur bersama isteri dan anaknya berjalan-jalan di Pasar Ramadhan, Lapangan Setia Negara, minggu lalu. Saat itu, anaknya tertarik dengan kue kukus berwarna merah muda bergambar tokoh kartun Hello Kitty dan Strawberry. Nur membelinya lantaran tidak ingin anaknya menangis. Tapi setelah dibeli, ia menyembunyikan kue tersebut, sehingga tidak dimakan oleh anaknya. Sampai hari ketujuh, Nur berniat membuang kue tersebut.

“Namun, mencurigakan sekali, sebab warna dan teksturnya tidak berubah, hal ini membuat saya lebih waspada dalam membeli jajanan takjil,” pungkas Nur. (vai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

13 − one =

News Feed