oleh

Ini HPE Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar

Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

kupasbengkulu.com – Menyikapi perkembangan harga komoditas, baik nasional maupun internasional, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perdagangan RI telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Penetapan HPE periode Agustus 2014 tersebut dilakukan setelah memperhatikan rekomendasi atau hasil rapat koordinasi dengan instansi-instansi teknis terkait,” kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Partogi Pangaribuan.

Dijelaskannya, penetapan HPE ini diperkuat dengan terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 42/M-DAG/PER/7/2014 pada Rabu (23/7) lalu.

Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar (BK), lanju dia, adalah produk CPO, biji kakao, kayu dan kulit. Penetapan HPE CPO didasarkan pada Harga Referensi CPO USD 865,50/MT yang turun sebesar USD 4,86 atau 0,6% dari periode bulan sebelumnya yaitu USD 870,35/MT, sehingga didapat HPE CPO sebesar USD 794/MT yang turun USD 5 atau 0,6% dibandingkan periode bulan sebelumnya yaitu USD 799/MT. BK CPO untuk bulan Agustus 2014 tercantum pada kolom 4 lampiran II PMK 128 Tahun 2013 sebesar 10,5%, dan tidak ada perubahan dibandingkan BK CPO periode bulan Juli 2014.

“Penurunan harga referensi dan HPE untuk produk CPO disebabkan oleh menurunnya harga internasional untuk komoditas tersebut, sedangkan untuk biji kakao berlaku sebaliknya” jelas Partogi.

Sehingga untuk harga referensi biji kakao untuk penetapan HPE biji kakao mengalami kenaikan sebesar USD 24,04 atau 0,8% yaitu dari USD 3.067,63/MT menjadi USD 3.091,67/MT, sehingga berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang juga meningkat sebesar USD 23 atau 0,8% dari USD 2.766/MT pada periode bulan sebelumnya menjadi USD 2.789/MT. Namun, BK biji kakao tidak berubah dibandingkan periode bulan sebelumnya, yaitu sebesar 10%. Hal tersebut tercantum pada kolom 3 lampiran II PMK 75 Tahun 2012.

“Untuk HPE maupun BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya,” tutupnya dalam siaran pers resminya.(coy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed