oleh

Ini PR untuk Bengkulu Sebelum Hadapi AEC 2015

Prof. Lizar Alfansi
Prof. Lizar Alfansi

kupasbengkulu.com – Menurut Asia Competitiveness Institute, Provinsi Bengkulu menduduki peringkat ke-26 dari 34 provinsi di Indonesia dalam hal kondisi keuangan, bisnis, dan tenaga kerja, dengan pendapatan per kapita Indonesia sebesar 5.214 US Dolar.

Disebutkan Pakar Ekonomi Universitas Bengkulu, Prof. Lizar Alfansi, ada beberapa PR (Pekerjaan Rumah) yang harus ditangani pemerintah dalam melihat permasalahan ekonomi Bengkulu, terlebih dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015 mendatang.

“Ada beberapa hal yang menjadi permasalahan ekonomi di Bengkulu. Yang pertama adalah masalah lapangan kerja. Melihat pola masyarakat, ada baiknya pemerintah mengembangkan social enterpreneurship, yang berarti masyarakat memberdayakan masyarakat. Kita contohkan beberapa tahun yang lalu sangat susah mencari penjual atau restaurant seafood di Bengkulu meskipun Bengkulu punya laut yang luas. Namun ketika ada yang membuat semacam itu dan berhasil, yang lain jadi ikut. Ada budaya saling tular di sini,” ungkap Prof. Lizar, Sabtu (05/07/2014).

“Yang kedua, kita juga harus mengembangkan enterpreneurship attitude, atau etika dalam berbisnis. Masyarakat juga harus memiliki keberanian dalam menjawab tantangan global. Kita harus belajar bagaimana bangsa Cina, atau Singapura, dan yang lainnya ‘mencuri’ ilmu dengan merantau ke berbagai negara maju,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, menurut Prof. Lizar, pemerintah juga harus menangani masalah skala ekonomi di Bengkulu, yang mana mahalnya harga kebutuhan melebihi dari kota-kota maju lainnya. Untuk menanggulangi itu harus ada perbaikan infrastruktur sehingga biaya-biaya tersebut dapat ditekan.

“Di Bengkulu semua serba mahal. Hal ini terkait belum memadainya infrastuktur yang membuat segalanya diproses di luar daerah, dan saat kembali ke Bengkulu memerlukan biaya transportasi yang mahal. Pemerintah harus cepat mengatasi ini,” pungkasnya.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

13 − eight =

News Feed