oleh

Kabur dari BNP Keadaan Terborgol, Bapak Ini Tertahan Lantas

pelaku diamankan petugas
pelaku diamankan petugas

kupasbengkulu.com – Kabur dari Badan Narkotika Provinsi (BNP) Bengkulu, Sofian (56) warga Perumahan Puri, Kampung Melayu, Kota Bengkulu justru harus tertahan oleh satuan Lalu lintas (Satlantas) Rejang Lebong di Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup, Kamis (9/10/2014) sekitar pukul 08.00 WIB.

Sofian kabur menggunakan motor Satria FU bernopol dari Bengkulu ke Semangos, Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan melalui Curup.

Ketika tertangkap, Sofian diintrogasi langsung oleh Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso, didampingi Kabag Ops, Kompol Rusdi. Pelaku menceritakan bahwa sebelumnya ia adalah tangkapan BNP kasus Sabu-sabu, beberapa waktu yang lalu.

Ia tertangkap ketika sedang membeli sabu seharga Rp 500 ribu dari seseorang bernama Devi, warga Pulau Baai, Bengkulu. Pelaku kemudian diminta BNP untuk menunjukkan lokasi si bandar di Pulau Baai. Dalam perjalanan itulah, diduga pelaku yang lepas dari pengawasan segera kabur.

Kemudian, dengan menggunakan jasa ojek, ia lari kerumah anaknya dan mengambil motor Satria FU tersebut. Sebelum itu, dengan menggunakan batu, bapak ini memutuskan rantai borgol yang membelenggu tangannya.

Dalam kondisi tangan masih bergelang borgol, ia mengendarai motornya bermaksud untuk kabur ke Semangos. Untuk menutupi borgol ditangnnya, ia menggunakan sarung dimotornya. Sarung itulah yang kemudian memancing kecurigaan Satlantas Polres Rejang Lebong.

“Pasalnya, tidak hanya menutupi borgol, tapi kecurigaan awal dimulai karena sarung itu menutupi plat motor, jadi dicurigai motor ini sebagai motor curian,”jelas Kabag Ops, Kompol Rusdi.

Kemudian, setelah mengetahui siapa sebenarnya Sofian ini, polres langsung menghubungi pihak BNP. Benar saja, ketika dihubungi, BNP mengakui telah kaburnya seorang pelaku tersebut.

“Saat ini, pelaku masih berada didalam tahanan Polres, tapi dalam waktu dekat akan kembali dijemput oleh tim BNP. (vai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed