Senin, Juni 27, 2022

Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Program KMD Ditutup

Baca selanjutnya

Kepala Seksi Penerangan Hukum Denny Zulkarnain.2
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Denny Zulkarnain

kupasbengkulu.com – Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Program Koran Masuk Desa (KMD) di Kabupaten yang dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu ditutup. Pasalnya kasus tersebut tidak terbukti telah melanggar aturan dan melakukan penyelewengan dana.

(Baca juga : Program Koran Masuk Desa di Seluma Dilaporkan Warga ke Kejati)

“Hasil dari pulbaket-pulbaket kita selama ini yang telah dilaporkan ke kita ternyata tidak benar dan kasus ini kita tutup karena tak terbukti,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Denny Zulkarnain, Senin (13/10/2014).

Dijelaskan Denny, tanggal 06 Juni 2014 LSM melaporkan dugaan penggelembungan dana dan fiktif tentang penyaluran program koran masuk desa (KMD) yang merupakan program Pemda Seluma pada APBD tahun 2013-2014. Tak hanya itu, mereka juga melaporkan adanya koran yang tak pernah sampai ke desa-desa yang ada di Kabupaten Seluma. sehingga LSM meminta untuk melakukan pulbaket dalam kasus ini.

Akan tetapi, laporan tersebut tidak dibenarkan oleh Denny. Dana yang digunakan untuk pembelian koran tersebut dibayar selama tiga bulan lamannya. Sehingga anggaran tersebut seperti membengkak.

“Kenapa demikian anggaran pertama tersebut semakin membesar?, sesudah data pulbaket memang anggaran awal itu untuk anggaran triwulan pertama setelah itu untuk triwulan berikutnya dianggarkan lagi itulah kelihatannya bertambah dan itu tidak menyalahi anggaran yang ada,” ungkap Denny.

Selanjutnya, untuk kasus koran yang tidak pernah masuk ke desa-desa yang ada. Menurut Denny, koran tersebut semuannya dikirim, tapi koran tersebut hanya dikirim sebatas kantor kecamatan yang ada di Kabupaten Seluma. Untuk mengambil koran tersebut, petugas pedesaan yang mengambil sendiri koran itu.

“Kalau menurut MoU, koran ini distorkan di kecamatan bahwa harga koran itu Rp 4000 dan bepariasi disitu juga klop dengan ongkos kirim sampai lokasi dimana lokasi tersebut hanya sebatas kecamatan. Untuk mengambil koran itu orang pedesaan itu sendiri yang mengambil bukan orang kecamatan yang mengantar,” ucapnya.(dex)

Lomba Tenis Meja Polairud Bengkulu Resmi Ditutup

Kupas News, Kota Bengkulu - Lomba tenis meja yang digelar Polairud, Polda Bengkulu resmi ditutup. Ajang yang digelar dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-76...

Polairud Gelar Lomba Tenis Meja Sambut HUT Bhayangkara

Kupas News, Kota Bengkulu - Semarak menyambut HUT Bhayangkara ke-76 terus digelorakan jajaran Polda Bengkulu dengan menggelar berbagai kegiatan. Sabtu, 25 Juni 2022, giliran...

Selamat Datang Airlangga

Kupas Artikel - Ucok mengangkat telepon dengan nada tergesa-gesa. Ia mungkin sangat terkejut tumben-tumben saya menelpon. “Siap bos” tutur Ucok menyambut telepon saya. Beberapa...

Bengkulu Tuan Rumah Open Swimming Championship 2022 se-Sumatera

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Rohidin Mersyah membuka kejuaraan Bengkulu Open Swimming Championship se Sumatera Tahun 2022 di Kolam Renang Rafflesia Kota Bengkulu, Jum'at...

Wagub Rosjonsyah Terima Kunjungan Eks Gubernur Jabar

Kupas News, Bengkulu - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah menerima audiensi mantan Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam rangka investasi di bidang Kopi Bengkulu...

Terbaru