Senin, Agustus 15, 2022

Konflik Warga Vs PT SIL Berawal Saling Lapor, Pemda Diminta Tegas

Baca selanjutnya

ILustrasi : Istimewa
Ilustrasi : Istimewa

kupasbengkulu.com – Konflik yang terjadi antara masyarakat enam desa di Kabupaten Seluma dengan dengan perusahaan perkebunan PT SIL, berawal dari saling lapor kedua belah pihak karena keduanya mengklaim atas status kepemilikan tanah di atas lahan perkebunan tersebut ke Polres Seluma. Hal ini dikemukakan Ketua Forum Petani Bersatu (FPB), Yan Pakpahan kepada kupasbengkulu.com.

(Baca juga : Soal Penangkapan Dua Warga, Ini Jawaban Polres Seluma)

“Seminggu yang lalu, Sahrul Iksan, melaporkan PT. SIL karena sudah mencuri Tandan Buah Segar (TBS) Sawit miliknya. Sore tadi (kemarin,red) pihak PT. SIL juga melaporkan bahwa TBS Sawit miliknya dicuri warga. Jadi jelas disini permasalahannya karena status hukum kepemilikan tanah belum jelas,” beber Pakpahan saat ditemui di Mapolres Seluma, Sabtu (13/9/2014).

Menurut Pakpahan, peristiwa ini juga disebabkan tidak tanggapnya pemerintah daerah, yang tidak segera mengambil keputusan terkait persoalan ini. (baca juga: Catatan Kelam Konflik Agraria Bengkulu)

“Ini sudah dari tahun 2011, awalnya masyarakat merasa senang lantaran Surat Keputusan Bupati untuk membentuk tim penanganan sengketa lahan. Termasuk sengketa lahan PT. Sebayur sudah diterbitkan. Namun hingga saat ini tim tersebut tidak bergerak. Harapan kita Pemda Seluma bersikap adil, jangan sampai masyarakat yang dirugikan,” tegas Pakpahan.

Sementara itu, Sahrul Ihksan, telah mengklaim berhak atas kepemilikan lahan, dan mengaku telah mengurus surat kepemilikan atas lahan tersebut.

“Permasalahannya 6 kepala desa diduga menerima uang dari perusahaan perkebunan. Bahkan dua camat diduga juga menerima, pada saat karyawan menerima gaji. Entah uang apa saya kurang tahu, makanya saat saya mengurus surat kepemilikan tanah, kepala desa tidak menanggapinya,” ungkap Sahrul.

Diketahui masyarakat yang mendatangai perusahaan perkebunan ini berasal dari enam desa, yakni Desa Talang Perapat, Desa Pagar Agung, Desa Lunjuk Kecamatan Seluma Barat, Desa Sengkuang Jaya, dan Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi.(cr9)

Kanwil Kemenkumham Bengkulu Sosialisasikan Kekayaan Intelektual Manusia

Kupas News, Bengkulu – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Bengkulu Erfan mengatakan, kekayaan intelektual adalah hak yang...

54 Paskibraka Bengkulu Siap Kibarkan Merah Putih 17 Agustus Besok

Kupas News, Bengkulu – Setelah melalui seleksi dan pemusatan latihan, sebanyak 54 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu Tahun 2022 dikukuhkan Gubernur Rohidin...

Garda Rafflesia Minta APH Usut Proses Lelang Puskesmas Pondok Suguh

Kupas News, Bengkulu – Proses lelang Renovasi-Penambahan Ruang Persalinan Puskesmas Pondok Suguh Tahun 2022 di Dinas Kesehatan Mukomuko turut menjadi perhatian aktivis lembaga swadaya...

Polisi Temukan 24 Paket Ganja Dikontrakan Warga Kebun Ros

Kupas News, Kota Bengkulu - Prestasi ditorehkan kembali oleh Ditresnarkoba Polda Bengkulu yang berhasil mengungkap penyalahgunaan Narkoba dengan menangkap seorang tersangka berinisial MO (37)...

Kejuaraan Tenis Meja Bengkulu Resmi Ditutup

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah secara resmi menutup Kejuaraan Tingkat Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Tahun 2022 sekaligus menyerahkan...

Terbaru