Minggu, November 27, 2022

Kontes Waria Berbarengan Isra’ Mi’raj di Curup Dikecam Netizen

Baca selanjutnya

Salah satu netizen yang menolak kontes waria di Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong
Salah satu netizen yang menolak kontes waria di Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong di akun facebook

kupasbengkulu.com – Kegiatan pemilihan Miss Waria (Wanita, pria-Red) 2014 yang berbarengan dengan perayaan Isra Mi’raj Selasa (27/5/2014) di kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong menghasilkan kecaman warga pengguna jejaring sosial (netizen)

Bahkan, penolakan cukup keras muncul di jejaring sosial oleh masyarakat internet (netizen) terhadap kontes ini. Selain itu, kegiatan ini diadakan pada hari besar Agama Islam, sehingga dinyatakan menciderai hari besar tersebut.

Dalam survey dilakukan kupasbengkulu.com yang diikuti 50 orang responden, beberapa peserta menyebut kontes tersebut sebagai acara yang “Tidak Jelas”. Bahkan, ada beberapa responden yang secara tegas mengeluarkan dalil-dalil agama yang menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertentangan dengan agama. Apalagi, puncak acaranya diadakan bertepatan dengan hari Isra’ Mi’raj.

Seakan-akan, tulis seorang responden, Kota Curup merayakan hari besar Nabi Muhammad tersebut dengan kontes Waria. Komentar lebih “manusiawi” ditulis oleh seseorang seniman asal Kota Curup, yang sekarang berdomisili di Kepahiang, Emong Soewandi.

“LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transeksual) adalah realitas dalam masyarakat, termasuk di kota Curup. Terima kehadiran mereka, dengan tetap mengontrol mereka dengan etika, norma dan agama yang ada dalam masyarakat itu. Biarkan mereka mengangkat harkat mereka dengan tanpa harus kita pula yang repot memfasilitasi mereka. Dan kotaku, Curup, kota yang religius, belumlah pantas menjadi sebuah ladang yang liberal untuk kehidupan LGBT,” tulisnya dalam survey tersebut.

Sehari sebelumnya, sebuah “surat terbuka” dari warga Curup sempat menjadi trending topic di beberapa sosial media, terutama Twitter dan Facebook. Surat terbuka dari seorang pemuda asal Curup ini berisi kekecewaannya dengan sedikitnya event yang dapat meningkatkan kemampuan dan skill pemuda di Kota Curup. Justru, event yang didukung penuh oleh pemerintah setempat adalah kontes waria. (vai)

Masa Sidang Ke III Legislator Marlesi Jemput Aspirasi Konstituen Dapil II

Kupas News, Bengkulu – Memasuki akhir tahun 2022, seluruh anggota dewan provinsi Bengkulu menjalani masa reses. Dimana menyerap aspirasi dan menindaklanjuti aspirasi merupakan perwujudan...

Pembukaan KBN 2022 di Bengkulu Ditandai Peluncuran Logo dan Maskot

Kupas News, Kota Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) 07 membuka secara resmi kegiatan Kemah Bela Negara Nasional (KBN)...

Polda Bengkulu Gelar Shalat Ghaib untuk Korban Gempa Cianjur

Kupas News, Kota Bengkulu – Ungkapkan rasa turut berduka cita atas musibah gempa yang menimpa daerah Cianjur Jawa Barat, Personil Polda Bengkulu , Jum’at...

Polisi Tangkap Dua Pelaku Curas yang Beraksi di STQ Bengkulu

Kupas News, Kota Bengkulu – Polsek Selebar berhasil menangkap dua dari tiga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi pada Senin 21...

Lelang Eselon II, 22 Pendaftar Masuk Tahap Seleksi Administrasi

Kupas News, Kota Bengkulu – Proses lelang jabatan pejabat eselon II Pemkot Bengkulu telah memasuki tahapan seleksi administrasi berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan. Saat ini...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.

Terbaru