Kamis, Mei 30, 2024

Lima Tanda Kontrasepsi Anda Tak Cocok

Illustrasi
Illustrasi

kupasbengkulu.com – Jumlah penduduk Indonesia terus bertambah dan masuk peringkat ke 4 penduduk terbanyak di dunia, dengan jumlah penduduk mencapai 250 juta jiwa pada 2013. Untuk mengendalikan ledakan penduduk, program Keluarga Berencana (KB) melalui alat kontrasepsi sementara ini merupakan program yang terus digalakan.

Namun target program keluarga berencana masih lebih banyak kepada perempuan, terlihat dari hampir 90 persen akseptor KB adalah wanita. Padahal beberapa alat kontrasepsi memberikan dampak negatif bagi wanita karena mempengaruhi hormon dalam tubuh. Maka kita perlu selektif dalam memilih alat kontrasepsi. Waspadai beberapa gejala yang timbul akibat penggunaan alat kontrasepsi secara terus menerus, berikut sejumlah gejala yang mungkin ana da rasakan, bila hal ini terjadi pertimbangkan untuk mengganti alat kontrasepsi anda.

Mual
Gejala ini juga biasanya akan hilang dalam beberapa bulan. Bila tidak dan Anda menggunakan alat kontrasepsi pil KB, cobalah mengonsumsinya setelah makan. Bila menggunakan susuk, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengganti alat yang lain.

Pusing
Efek samping ini boleh jadi akan menghilang sendiri setelah mengonsumsi pil KB selama jangka waktu tertentu. Bila tak berhasil juga, cobalah ganti dengan merek yang lain.

Perubahan emosi
Bila ini memang disebabkan oleh alat KB, cobalah untuk mencari alat KB yang tidak mengandung hormon seperti spiral atau kondom. Biasanya para wanita depresi karena mengonsumsi pil. Berganti dengan alat KB hormonal lain biasanya tak akan berpengaruh banyak. Jika ingin tetap menggunakan pil KB, biasanya dokter akan memberikan obat antidepresan

Libido menurun
Cobalah formulasi yang berbeda jika Anda mengalami efek samping ini. Untuk sebagian perempuan, jika mengganti pil dengan alat kontrasepsi hormonal yang bersifat lebih mengandung testosteron, biasanya libido akan kembali. Jika tidak bisa juga, pakailah metode lain.

Pendarahan
Gejala inilah yang bisa membuat perempuan mana saja ketakutan. Apalagi, gejala pendarahan seperti ini sulit diprediksi. Namun, bukan berarti ini tidak bisa menggunakan alat kontrasepsi hormonal. Pil KB yang dikonsumsi secara teratur dapat membantu meredakan gejala. Biasanya, gejala pendarahan terjadi akibat menggunakan alat KB suntik, pil mini, atau spiral. Konsultasikan dengan dokter Anda jika megalami pendarahan. Anda bisa menambahkan obat anti-peradangan seperti ibuprofen atau sedikit estrogen. (she)

Related

Penyanyi Asal Indonesia Berhasil Luluhkan Empat Juri Americans Got Talent

Kupas News – Kisah seorang penyanyi penyandang disabilitas asal...

Peran Perempuan dalam Memerangi Radikalisme dan Terorisme

Kupas News, Bengkulu - Peran perempuan sangat besar dalam menangkal...

Tas Michael Kors, Brand Eksklusif Paling Diminati Pecinta Fashion

Kupas News – Michael kors merupakan salah satu pelopor...

Retno Pecahkan Rekor Perempuan Pertama Rektor Unib Terpilih

Kupas News - Universitas Negeri Bengkulu (Unib) baru saja...