oleh

Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Macam Kitab Suci Dunia II

-RELIGI-6 views

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”(QS. Al-Ahzab 33:21)

Masih dalam Bhavishya Purana, Parv – III Khand 1 Adhay 3 Shloka 21-23:
” 7 kota Suci dari Kashi telah dipenuhi dengan kerusakan, India dihuni oleh Rakshas , Shabor , Bhil dan orang-orang bodoh lainnya . Ditanah Malechas, pengikut Malechha dharma (Islam) adalah orang-orang baik (bijaksana) dan pemberani. Semua sifat-sifat baik akan ditemukan pada Musalmaan (muslim) dan segala macam kejahatan telah terakumulasi dalam negeri Arya . Islam akan memerintah pulau-pulau di India . Setelah diketahui fakta-fakta ini , O Muni , muliakanlah nama Tuhan Mereka”

Ramalan ini menyebutkan tidak lain dan tidak bukan mengenai Nabi Muhammad Saw dan Para pengikutnya, dan disebutkan atau diperintahkan untuk menyembah tuhan Orang Islam (Muslim)

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa Vedas merupakan salah satu Sruti yaitu kitab paling otentik dan dianggap sebagai Firman Tuhan oleh Pemeluk Agama Hindu.

Baca juga di “Nabi Muhammad SAW Dalam Berbagai Macam Kitab Suci Dunia” 1

“Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang rasul membawa suatu mukjizat, melainkan dengan seizin Allah; maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil.”(QS. Gafir, 40:78)

Dimana Nabi Muhammad Saw dalam kitab suci umat Hindu yang dianggap paling otentik oleh para sarjana/pandit Agama Hindu Yaitu Vedas.

Nabi Muhammad SAW diramalkan dalam Atharvaveda Bab ke 20, Hymne 127, Mantra 1-14

Dibab ini ada yang disebut dengan “Kuntap Sukta”, Kuntap memiliki 3 arti yaitu
Kuntap juga berarti kelenjar tersembunyi di perut. dalam mantra ini berarti sesuatu yang akan diungkap dimasa depan.

Arti kedua Kuntap berarti konsumen penderitaan dan kesulitan. Dengan demikian berarti pesan perdamaian dan keamanan dan jika diterjemahkan dalam bahasa Arab berarti Islam.,

Arti ketiga pusat bumi dan kita tahu bahwa mekah terletak pusat bumi,

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” QS. Ali Imran 3:96)

Poin utama yang disebutkan dalam Kuntap Suktas yaitu di Atharvaveda bab 20 Hymn 127 ayat 1-4 adalah:

Atharvaveda Bab ke 20, Hymne 127, Mantra 1-4 ” dia adalah Narashansah, dia adalah kurama yang dilindungi oleh 60. 090 musuh” dia adalah orang suci penunggang unta, dia adalah mamah rishi

1. Nar dalam bahasa sanskrit adalah manusia, sedangkang shansah atau pransanshah berarti orang yang layak dipuji dipuji (praise worthy), dan apabila ditranslate kebahasa Arab persis menjadi MUHAMMAD dan ini merupakan nama Nabi dan Rasul terakhir Muhamad Saw.

Kata Sansekerta Kaurama berarti ‘orang yang menyebar dan mempromosikan perdamaian’. Suci Nabi adalah ‘Raja Damai’ dan ia berkhotbah kesetaraan umat manusia dan persaudaraan universal. Kaurama juga berarti emigran. Nabi bermigrasi dari Mekah ke Madinah dan dengan demikian juga Emigrant.

Dan disebutkan lagi dia akan dlindungi dari 60.090 musuh. dan kita tahu berdasarkan sejarah populasi mekah yang menjadi musuh atau menentang Nabi Muhammad SAW diperkirakan 60.ribu.

2. Pada mantra no 2 di sebutkan dia Rishi (orang suci) ituakan menunggang atau menaiki Unta. tidak ada Brahma atau Rishi yang menaiki unta karena dilarang dalam Manusmriti Bab 11 ayat 202
” Brahman dilarang mengendarai unta atau keledai dan mandi telanjang. Dia harus membersihkan diri dengan menekan napas “.

3. Pada mantra No 3 disebutkan “Dia adalah Mamah Rishi atau Great Rishi atau Orang Tersuci”, tidak ada Rishi atau Nabi yang sangat dihargai, dihormati, ditinggikan selain Nabi Muhammad Saw, walaupun Arti Muhammad bisa jadi negatif dalam tata bahasa sanskrit, tetapi adalah tidak tepat apabila tatabahasa ini digunakan dalam kata arab. Seharusnya Shas disini berarti yang sama dan pengucapan agak mirip seperti kata Muhammad (saw).

4. Pada Mantra no 4. disebutkan “Dia adalah Rebh” yang artinya orang yang terpuji(dipuji) apabila ditranslate kebahasa arab adalah Ahmad dan Nama Lain Nabi Muhammad Saw adalah Ahmad

“Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan”. (Qs. Faatir, 35:24)

Ada juga agama yang sebut agama penyembah api (Fire Worshiper). Agama ini muncul di Persia 2500 tahun yang lalu, Dia Zoroaster adalah pendiri dari Zoroasternisme disebut juga Parsisme (Majusi).

Ada 2 kitab dalam agama Parsis

1. Dasaatir
2. Avesta atau Zend Avesta

Disebutkan dibeberapa tempat dalam Zend Avesta Faryadin Yast Bab 28, ayat 129. ” Namanya akan menjadi berjaya, dia akan disebut “Soeshyant”, dan Namanya akan disebut Astvitareta”

Menurut Ensiklopedia Hasting’s “Soeshyant” berarti sesorang yang terpuji apabila di keBahasa Arabkan (ditranslasi ke Bahasa Arab) berarti Muhammad (Saw)

Dan Astvitareta berarti orang yang dipuji apabila ditranslate ke Bahasa Arab berarti Ahmad dan ini merupkan Nama kedua Nabi Muhammad Saw

Ini berarti Nabi Muhammad Saw disebutkan dalam Kitab Suci Parsis atau Zorester (Majusi)

Lebih lanjut dalam Zend Avesta Zamd yast Bab ke 16, Ayat 95
“Teman teman dia akan datang, teman dari Astvitareta yang akan membantu melawan kejahatan, mereka akan berfikir hal-hal baik, berbicara hal-hal baik dan melakukan hal-hal baik dan lidah mereka tidak akan mengucapkan kebohongan.”

Disini membicarakan tentang Para Sahabat Asrvitareta (Ahmad) Nama kedua dari Nabi Muhammad Saw.

Dan kita tahu para Sahabat sangat jujur

Nabi Muhammad SaAW juga diramalkan dalam Dasaartir.

Dasaartir berarti kitab/buku mengenai 10 hal, atau buku tentang Hukum Agama atau Aturan Agama, singkatnya Buku yang berisi mengenai 10 hal yang menyangkut Aturan-Aturan Agama

salah satu kitab suci agama Zoroaster (Zoroastrianism) yaitu kitab agama orang-orang Persia kuno ada menyebut seperti berikut:

“Bahwa umat Zoroaster ketika mereka membuang agama mereka, mereka menjadi hina dan lemah, kemudian bangkitlah seorang di Tanah Arab mengalahkan pengikutnya (pengikut-pengikut Zoroaster) dan orang-orang Persia dan menundukkan pula orang-orang Persia yang sombong. Setelah dari api dalam kuil-kuil mereka, mereka mengarahkan pula muka mereka ke arah Ka’bah Ibrahim yang telah dibersihkan dari berhala-berhala, ketika itu mereka menjadipengikut-pengikut untuk Nabi (Muhammad) yang menjadi rahmat bagi seluruh alam, dan menguasai orang-orang Persia, menaklukkan Madain, Tus dan Balkhiaitu tempat suci untuk orang-orang Zoroaster dan yang bertetangga dengan mereka. Dan Nabi mereka sesungguhnya adalah bijak berbicara, ia berbicara dengan mukjizat-mukjizat”

Ramalan diatas mengacu pada Nabi Muhammad Saw

Lebih lanjut dalam Bundahaist, Bab ke 30, ayat ke 6-27
“bahwa Soshyant akan menjadi Nabi Terakhir”

Soeshyant  berdasarkan ensiklopedia hasting berati orang yang terpuji / orang yang layak dipuji mengacu pada Nabi Muhammad Saw

”Sesungguhnya orang-orang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.” (Kitab Suci Alqur’an Al-Hajj : 17)

Sumber: Facebook_HAWARI_Ago Khan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 × 2 =

News Feed