oleh

Pegawai Pegadaian Nyaris Tewas Dirampok

korban perampokan di rawat di rumah sakit Kabupaten Bengkulu Selatan
korban perampokan di rawat di rumah sakit Kabupaten Bengkulu Selatan

kupasbengkulu.com – Aksi perampokan hampir saja menelan korban kali ini menimpa Suratman Panca Putra (27) karyawan Pegadaian di Bengkulu Selatan , warga Jalan Letnan Sulik RT.03 Padang Kapuk, Manna.

Peristiwa perampokan ini bermula pada Minggu (29/6/14) sekitar pukul 08.00 WIB, Suratman berangkat dari kota Bengkulu menuju ke Kota Manna dengan menggunakan sepeda motor. Perjalanan itu menempuh waktu selama lebih dari 3 jam sampai ditengah jalan di desa Pagar Dewa, Kota Manna, tiba-tiba ia di hentikan orang yang tidak di kenal. Pelaku memepet korban dengan modus bertanya jalan menuju Kota Manna hingga korban berhenti.

Ketika pertanyaan tersebut dijawab, tiba-tiba pelaku yang lain sudah memegang besi belakang motor korban.

Korban tidak bisa lagi meneruskan perjalanannya karena diancam  akan dibunuh, namun korban mencoba melawan ketiga pelaku tersebut. Sementara pelaku yang satu memegangi motor korban, dua pelaku lagi memegangi korban dari belakang dengan pisau di lehernya.

“Saya lihat pelaku yang di depan saya menarik pedang, dan langsung menebaskan pedangnya ke arah kepala saya, sempat saya tangkis pakai tangan kanan hingga luka, untung serangan berikutnya hanya mengenai kepala belakang yang terlindung dengan helm yang masih terpasang,” kata Suratman.

Melihat pelaku semakin beringas korban melarikan diri dan sempat terjadi kejar-kejaran dengan pelaku. Saat itulah, kebetulan ada mobil lewat dan korban segera minta pertolongan. Namun, pengendara mobil yang mungkin takut malah langsung tancap gas. Bahkan, setelah itu ada lagi pengendara motor yang lewat, hal yang sama juga terjadi. Untungnya, melihat korban terus mencari pertolongan, pelaku memutuskan kabur.

“Karena di jalan yang sepi, gelap dan jauh dari pemukiman penduduk untuk mencari pertolongan terpaksa saya kembali ketempat semula kejadian untuk mencari dan mengambil HP dan dompet yang saya buang kesemak-semak, untunglah HP dan dompet tidak dapat sama pelaku sehingga saya bisa menghubungi teman dan keluarga untuk di jemput,” bebernya

Sementara saat ini belum korban belum dapat melapor secara resmi ke aparat penegak hukum, namun kejadian perampokan itu telah diketahui kepolisian.(tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed