oleh

Perangi Komunis, Pemda Libatkan LSM dan Tokoh Pemuda Lebong

Komunis

Lebong, kupasbengkulu.com – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lebong, menggelar diskusi umum antara pemda bersama Kodim 0409/RL, Kajari Tubei, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Forum Pemuda Peduli Negara (Formula), serta tokoh-tokoh pemuda di kabupaten tersebut.

Dalam materinya, Dandim 0409/RL, Letkol Kav Hendra Nuryahya, membeberkan berdasarkan analisa, ancaman komunis ‘gaya baru’ yang telah berada pada angka 16,55 merupakan ancaman tinggi, maka diperlukan konsolidasi nasional khususnya Polri dan TNI, serta didukung lapisan masyarakat.

Berkaitan dengan paham komunis ini pihaknya berharap jangan sampai terjadi di NKRI. Karena hal ini dapat merusak ideologi negara, yakni Pancasila, sebagai pemersatu bangsa. Penting bagi masyarakat mengetahui bahaya laten ancaman kegiatan yang bersifat pemberontokan, baik melalui media sosial maupun secara langsung yang dapat membawa aroma negatif.

“Di lapangan kita ada Babinsa, Kantibmas, Koramil, dan Polsek serta aparat pemerintah daerah. Jika mengetahui ada hal-hal yang terindikasi membawa aroma negatif agar segera dilaporkan untuk segera ditindak lanjuti,” kata Hendra.

Disisi lain, Kasi Intel Kejari Lebong, Elvin A Chandra, menerangkan komunis merupakan hal negatif di mana tidak mengakui hak perseorangan, bahkan tidak mengakui adanya Tuhan. Komunis ini termasuk dalam tindak pidana di Indonesia yang diatur dalam makar dan diklasifikasikan sebagai kejahatan terhadap keamanan negara.

Komunis yang diketahui selama ini adalah pemberontakan dengan menggunakan senjata, namun sekarang ancaman laten komunis ini tidak hanya menggunakan senjata, tapi juga dapat masuk ke masyarakat dan mempengaruhi dengan berbagai motif agar mau membantu dan mendukung kegiatan pemberontakan.

“Hal ini sudah diatur dalam pasal 104 hingga 129 KUHP terkait masalah keamanan negara dan ada sanksi pidanannya yang tergolong pada pidana berat,” jelas Elvin. (spi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

16 + 6 =

News Feed