oleh

Pria Bersebo Rampok Kalung IRT

korban rampok
Korban Nursiti berbaring karena masih shok atas peristiwa perampokan yang dialaminya.

kupasbengkulu.com – Apes, dialami Nursiti (53) Ibu Rumah Tangga (IRT) Desa Pelajau Kecamatan Karang Tinggi, Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu Tengah, Senin (11/8/2014) pagi. Dirinya mesti merelakan kalung emas seberat 9 gram miliknya, yang diduga di rampok dua Orang Tidak Dikenal (OTD) yang mengenakan penutup wajah atau sebo. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 4 Juta.

Data terhimpun dilapangan, saat itu korban ingin pergi ke kebun miliknya di Kabupaten Bengkulu Tengah, untuk menyadap karet. Namun, baru beberapa menit hendak memulai pekerjaan dirinya didatangi dua OTD yang menggunakan penutup wajah.

Tanpa membuang waktu kedua OTD langsung menarik kalung emas yang ada di leher korban. Merasa dirinya menjadi korban aksi perampokan. Secara spontan korban meminta pertolongan warga setempat dengan cara berteriak sekencang-kencangnya.

Sayang usaha korban tersebut, sia-sia. Lantaran saat warga berdatangan pelaku perampokan sudah menghilang. Meskioun demikian, warga mengantarkan korban kediamannya. Akibat kejadian tersebut bukan hanya mengalami kerugian materil melainkan juga mengalami trauma.

”Dua orang itu memukul bahu saya dari belakang, sambil manggil-manggil. Begitu saya menoleh mereka langsung menarik kalung, tapi pertama saya berhasil mengelak. Begitu ditarik yang kedua mereka dapat dan langsung berlari,” aku Nursiti, kepada kupasbengkulu.com, Senin (11/8/2014).(cr10)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

13 − four =

News Feed