Minggu, November 27, 2022

PWN Diserbu Pedagang Souvenir dari Luar, Kemana Pedagang Bengkulu?

Baca selanjutnya

Eko, pedagang souvenir terbuat dari bambu yang memanfaatkan kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) XII di IAIN Bengkulu. (Foto : Safrianto)
Eko, pedagang souvenir terbuat dari bambu yang memanfaatkan kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) XII di IAIN Bengkulu. (Foto : Safrianto)

kupasbengkulu.com – Kegiatan nasional Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) di Bumi Perkemahan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, Kamis (14/05/2014), justru dimanfaatkan pedagang souvenir dari luar Provinsi Bengkulu. Bahkan, pedagang dari luar Provinsi Bengkulu ini telah mempersiapkan jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan nasional di Kota Bengkulu ini.

Pantauan kupasbengkulu.com, belum terlihat pedagang souvenir khas Bengkulu di lokasi Pasar Rakyat Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) di Provinsi Bengkulu.

Seperti yang diungkapkan, Eko (31), pedagang souvenir yang tak mau menyia-nyiakan peluang bisnisnya di acara Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) di Bumi Perkemahan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu (14/5/2014).

Ia rela jauh-jauh datang dari Bandung untuk menjual souvenir hasil kerajinan tangan yang dibuatnya sendiri.

“Hasil kerajinan tangan ini saya produksi sendiri di Bandung, saya distribusikan, dan saya jual sendiri,” ungkapnya.

Souvenir yang ditawarkan didominasi oleh kerajinan tangan berbahan bambu. Pembeli bisa memilih kerajinan tangan bertemakan PWN, ada yang berbentuk bros, gelang, gantungan kunci, dan lain-lain.

Ada juga beberapa jenis souvenir yang masih kosong tanpa tema atau tulisan. Souvenir kosong ini akan ditambahkan tulisan seperti nama, logo, merek, dan lain-lain, sesuai pesanan. Pembeli hanya menunggu 2-3 menit untuk menunggu penjual menyelesaikan ukiran atau tulisan yang diinginkan.

“Harga souvenir yang kami tawarkan rata-rata Rp 5 ribu per satuan. Bagi yang membeli dalam jumlah banyak (paket) harga kami potong hingga 15 persen,” jelasnya.

Menurutnya, peluang bisnis souvenir di acara PWN ini sangatlah besar. Berkaca dari pengalaman-pengalaman berjualan di acara PWN sebelumnya, omset yang diperoleh per hari bisa mencapai satu juta rupiah.

“Saya melihat ada peluang yang sangat bagus di sini. Berdasarkan pengalaman saya, peminat dari souvenir-souvenir seperti ini kebanyakan dari pelajar dan mahasiswa. Dan kebetulan ribuan mereka sedang berkumpul di sini dalam kegiatan perkemahan,” tambahnya.

Pedagang souvenir yang sering keliling Indonesia ini rencananya akan berjualan setiap hari di lokasi Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) IAIN Bengkulu hingga kegiatan PWN usai pada tanggal 20 Mei 2014.(cr2)

Masa Sidang Ke III Legislator Marlesi Jemput Aspirasi Konstituen Dapil II

Kupas News, Bengkulu – Memasuki akhir tahun 2022, seluruh anggota dewan provinsi Bengkulu menjalani masa reses. Dimana menyerap aspirasi dan menindaklanjuti aspirasi merupakan perwujudan...

Pembukaan KBN 2022 di Bengkulu Ditandai Peluncuran Logo dan Maskot

Kupas News, Kota Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) 07 membuka secara resmi kegiatan Kemah Bela Negara Nasional (KBN)...

Polda Bengkulu Gelar Shalat Ghaib untuk Korban Gempa Cianjur

Kupas News, Kota Bengkulu – Ungkapkan rasa turut berduka cita atas musibah gempa yang menimpa daerah Cianjur Jawa Barat, Personil Polda Bengkulu , Jum’at...

Polisi Tangkap Dua Pelaku Curas yang Beraksi di STQ Bengkulu

Kupas News, Kota Bengkulu – Polsek Selebar berhasil menangkap dua dari tiga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi pada Senin 21...

Lelang Eselon II, 22 Pendaftar Masuk Tahap Seleksi Administrasi

Kupas News, Kota Bengkulu – Proses lelang jabatan pejabat eselon II Pemkot Bengkulu telah memasuki tahapan seleksi administrasi berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan. Saat ini...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru