oleh

Rumah Bos SPBU Dirampok, Rp 40 Juta dan Emas Senilai Rp 500 Juta Melayang

rampok rumah istana
Inilah Rumah Bos SPBU yang Rampok

kupasbengkulu.com – Rumah Bos pemilik SPBU di Kabupaten Bengkulu Selatan, Zulkan Zaman alias Man Yamit (55), di jalan Letnan Tukiran, Pematang Bangau, sekitar pukul 03.31 WIB, Senin (25/8/2014), disatroni kawanan rampok. Dalam aksinya, rampok berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp 40 juta dan Emas senilai Rp 500 juta.

Data terhimpun, drama aksi dugaan perampokan bermula pemilik rumah tengah berada di luar. Hanya saja, rumah megah itu ditunggu anaknya, David (25), bibik David, Helmi (51), nenek Davis, Alia (90), dan anak Bibik David, Egi (6).

Saat melancarkan aksinya, kawanan rampok yang diperkirakan berjumlah empat orang itu, masuk dengan cara memanjat tembok bagian belakang rumah korban, yang diduga menggunakan tangga ayunan anak-anak.

Setelah berhasil masuk dalam kawasan rumah, kawanan rampok pun mulai menerobos pintu samping bagian belakang sebelah kanan. Tanpa pikir panjang, rampok yang mengenakan penutup wajah itu langsung menuju kamar pribadi Bos SPBU.

Sayangnya, saat ingin merusak pintu kamar dengan benda tajam. Aksi tersebut, terdengar oleh anak korban, David. Spontan David pun bangkit dari tidurnya, dengan mempertahankan dirinya membawa benda tajam.

Merasa kawanan rampok lebih banyak, David memilih diam dan membuang benda tajam yang sempat dipegangnya. Seketika itu, David langsung disekap serta tangan di ikat dengan tali oleh rampok. Tak ingin aksinya digagalkan, kawanan rampok itu pun meminta David agar membangunkan Bibik dan neneknya yang tengah tidur di kamar bagian depan.

Saat pintu kamar Bibiknya pun langsung didorong, disekap, diikat. Begitu juga dengan anaknya, Egi. Tidak hanya itu, kawanan rampok kembali menyambangi kamar nenak David agar ikut disekap dan diikat.

Setelah memastikan semua isi rumah sudah di sekap, kawanan rampok mulai mengintrogasi David, Bibik David, Nenek David agar memberi tahu tempat penyimpanan uang dan barang-barang berharga lainnya. Sayangnya, introgasi tersebut tidak berhasil.

Tak ingin membuang waktu, kawanan rampok bergerak sendiri dengan mengobrak-abrik isi tiga kamar. Dalam hitungan menit rampok pun berhasil menemukan uang tunai dan emas yang tersimpan didalam kamar Bos SPBU.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP. Abdul Muis melalui Kasat Reskrim, AKP.Farouk Oktora membenarkan atas kejadian tersebut.

”Laporan keluarga korban sudah kita terima, saat ini masih dipelajari,” demikian Farouk. (tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

two × one =

News Feed