Kamis, Juli 7, 2022

Stephen Hawking: kiamat bisa terjadi akibat partikel ‘Tuhan’.

Baca selanjutnya

kupasbengkulu.com – Salah satu fisikawan paling cerdas dan berpengaruh di dunia, Stephen Hawking, kembali memberikan prediksi kiamat bumi menurut versinya. Dalam teorinya yang terbaru, kiamat bisa terjadi akibat partikel ‘Tuhan’.

Seperti yang dilansir oleh Sunday Times, saat ini Stephen Hawking tengah mengkhawatirkan keberadaan partikel Higgs-Boson atau yang biasa dikenal dengan partikel ‘Tuhan’.Hawking berpendapat bila partikel tersebut sewaktu-waktu bisa menjadi tidak stabil dan berpotensi menyebabkan kerusakan dahsyat yang dapat berujung pada kiamat bumi.

Partikel Higgs-Boson yang dibuat di laboratorium raksasa milik CERN, Large Hadron Collider, dianggap sebagai kunci untuk mengetahui asal usul semua materi di alam semesta. Setelah ditemukan, partikel tuhan pun menjadi senjata utama ilmuwan untuk menjelaskan mengapa semua benda mempunyai massa.

Dalam buku kumpulan kuliah dari para peneliti top dunia yang berjudul ‘Starmus’, Hawking menyatakan energi yang dihasilkan oleh partikel tuhan dapat melebihi 100 miliar gigaelektronvolt (GeV). Saat itu terjadi, partikel tuhan menjadi tidak stabil dan melahirkan sebuah bencana terdahsyat bagi alam semesta yang disebut ‘vacuum decay’.

Bahkan, planet-planet dan matahari yang ada di sekitar bumi pun diperkirakan tidak akan selamat dari bencana akibat partikel tuhan tersebut. Satu-satunya cara untuk selamat adalah pergi menuju tata surya atau bahkan galaksi lain. Tentunya cara tersebut tidak mungkin dilakukan oleh manusia dalam waktu dekat.

Untungnya, hanya terdapat kemungkinan kecil kiamat akibat partikel tuhan dapat terjadi. Sebab, untuk mendapatkan energi setara dengan 100 miliar GeV ilmuwan membutuhkan sebuah akselelator yang berukuran lebih besar dari bumi. Sebuah hal yang sulit dibangun saat krisis ekonomi seperti saat ini, CNET (07/09).

Ternyata bukan kali ini saja Hawking memprediksi kehancuran bumi. Sebelumnya, pria yang lumpuh selama 70 tahun akibat penyakit ALS tersebut memperkirakan manusia hanya punya waktu 1000 tahun lagi untuk dapat hidup di bumi sebelum robot dan alien memusnahkan manusia.

merdeka.com

Sukseskan Pemilu 2024, JMSI Seluma Audiensi dengan KPU & Bawaslu

Kupas News, Seluma - Sukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Seluma menggelar audiensi dengan KPU dan Bawaslu Seluma,...

DPW LIRA Bengkulu Temui Dirjend Agraria ATR/BPN Terkait Polemik PT. Pamor Ganda

Kupas News, Jakarta - Polemik antara Masyarakat desa penyangga vs PT. Pamor Ganda mulai menemui titik terang, pasalnya Ormas Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bengkulu...

Perpusda Bengkulu Segera Luncurkan Kafe Literasi

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi, Foto: Dok/Alfridho Ade Permana Kupas News, Kota Bengkulu - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu terus melakukan...

Tim Gabungan Belum Temukan Korban Tenggelam Di Lentera Merah

Kupas News, Kota Bengkulu - Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek, KSKP, dan Polairud Polda Bengkulu masih berjibaku melakukan pencarian warga yang tenggelam...

Unggul Telak di Pilkades, Rifki Hidayat Ajak Masyarakat Bangun Desa

Kupas News, Bengkulu Utara - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Bukit Indah, Kecamatan Ketahun, Bengkulu utara akhirnya menunjuk Rifki Hidayat sebagai kepala desa...

Terbaru