Senin, Januari 17, 2022

Stephen Hawking: kiamat bisa terjadi akibat partikel ‘Tuhan’.

Baca selanjutnya

kupasbengkulu.com – Salah satu fisikawan paling cerdas dan berpengaruh di dunia, Stephen Hawking, kembali memberikan prediksi kiamat bumi menurut versinya. Dalam teorinya yang terbaru, kiamat bisa terjadi akibat partikel ‘Tuhan’.

Seperti yang dilansir oleh Sunday Times, saat ini Stephen Hawking tengah mengkhawatirkan keberadaan partikel Higgs-Boson atau yang biasa dikenal dengan partikel ‘Tuhan’.Hawking berpendapat bila partikel tersebut sewaktu-waktu bisa menjadi tidak stabil dan berpotensi menyebabkan kerusakan dahsyat yang dapat berujung pada kiamat bumi.

Partikel Higgs-Boson yang dibuat di laboratorium raksasa milik CERN, Large Hadron Collider, dianggap sebagai kunci untuk mengetahui asal usul semua materi di alam semesta. Setelah ditemukan, partikel tuhan pun menjadi senjata utama ilmuwan untuk menjelaskan mengapa semua benda mempunyai massa.

Dalam buku kumpulan kuliah dari para peneliti top dunia yang berjudul ‘Starmus’, Hawking menyatakan energi yang dihasilkan oleh partikel tuhan dapat melebihi 100 miliar gigaelektronvolt (GeV). Saat itu terjadi, partikel tuhan menjadi tidak stabil dan melahirkan sebuah bencana terdahsyat bagi alam semesta yang disebut ‘vacuum decay’.

Bahkan, planet-planet dan matahari yang ada di sekitar bumi pun diperkirakan tidak akan selamat dari bencana akibat partikel tuhan tersebut. Satu-satunya cara untuk selamat adalah pergi menuju tata surya atau bahkan galaksi lain. Tentunya cara tersebut tidak mungkin dilakukan oleh manusia dalam waktu dekat.

Untungnya, hanya terdapat kemungkinan kecil kiamat akibat partikel tuhan dapat terjadi. Sebab, untuk mendapatkan energi setara dengan 100 miliar GeV ilmuwan membutuhkan sebuah akselelator yang berukuran lebih besar dari bumi. Sebuah hal yang sulit dibangun saat krisis ekonomi seperti saat ini, CNET (07/09).

Ternyata bukan kali ini saja Hawking memprediksi kehancuran bumi. Sebelumnya, pria yang lumpuh selama 70 tahun akibat penyakit ALS tersebut memperkirakan manusia hanya punya waktu 1000 tahun lagi untuk dapat hidup di bumi sebelum robot dan alien memusnahkan manusia.

merdeka.com

- Advertisement -

Pemprov Undi Nomor Area Tanggungjawab OPD di Kawasan Pantai Panjang

Kupas News – Dipimpin Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, Tim 13 Pengelolaan Pantai Panjang Pemprov Bengkulu, lakukan sidak (pemantauan langsung) terhadap kebersihan, ketertiban penempatan...

Ridho Rahmadi Ingatkan Siswa MTs Roudlotur Rosmani Lebih Produktif

Kupas News – Dalam kunjungan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat Ridho Rahmadi di MTs Roudlotur Rosmani, Kamis (13/1) mengingatkan anak-anak muda...

Jelang HPL Terbit, Pemprov Bentuk Tim 13 Atasi Pengelolaan Pantai Panjang

Kupas News – Pasca pelaksanaan gerakan bersih Pantai Panjang Bengkulu bersama Forkopimda dan organisasi masyarakat peduli kebersihan pantai, Pemprov Bengkulu kian memantapkan langkahnya kelola...

Gubernur Rohidin Kunjungi Universitas Al Azhar Indonesia Bahas Kerja Sama

Kupas News – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melakukan silaturahmi ke Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) di Jakarta. Berbagai hal dibahas dalam lawatannya pada Kamis...

Grand Opening Kafe Harsa Eat Terobosan Menu Andalan Unik di Bengkulu

Kupas News – Sebagian besar pelaku usaha kafe berlomba-lomba mengkreasikan desain tempat usahanya untuk menarik pelanggan. Terutama bereksperimen dalam sajian menu hidangan kemudian persaingan...

Terbaru