oleh

Teater Andung, Pukau Peserta Konfrensi Bencana

Teater Andung, Pukau Ratusan peserta konfrensi kebencanaan nasional di Bengkulu, Kamis (9/10/2014)
Teater Andung, Pukau Ratusan peserta konfrensi kebencanaan nasional di Bengkulu, Kamis (9/10/2014)

kupasbengkulu.com – Seorang perempuan berjilbab merah hati memetik kecapi di panggung sederhana dalam pembukaan Konfrensi Nasional Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas di Bengkulu, Kamis (9/10/2014) yang dipusatkan di LPMP.

Saat dawai dipetik dengan nyanyian lagu Suku Pekal, mendadak seorang pria tanpa baju menggunakan sarung membawa ranting masuk ruangan konfrensi tersebut sambil berjalan tertatih.

Kehadiran seorang pria tanpa baju dengan diiringi kecapi dan lagu daerah mengacaukan keheningan pembukaan konfrensi tersebut, para peserta yang berasal dari seluruh Indonesia itu berebut ke depan mengabadikan momment pria tanpa baju itu.

Teater Andung membawa konsep drama musikalisasi dengan petikan kecapi terus berjalan, beberapa lagu dimainkan, hingga perempuan itu menceritakan kisah seorang anak bernama Lalan yang dicuri oleh mahluk gaib atau “Mak Sumay”.

“Anak ku Lalan kembalilah, dimana kau menghilang,” ujar perempuan pemetik kecapi menangis.

Ia juga menceritakan saat ditangkap mahluk gaib, Lalan berusaha menyelamatkan diri namun tak mampu. Beruntung ada satu mahluk sejenis dengan Lalan yang telah lama menjadi tahanan mahluk gaib tersebut membantu Lalan.

Lalan dibekali segenggam biji pepohonan, dimana saat matahari terbenam, Lalan diminta untuk lari sambil menghamburkan biji-bijian itu ke belakang tanpa harus menoleh.

Syarat tersebut diikuti Lalan, tiap kali biji tanaman ia buang ke belakang maka tumbuhlah pohon dan menjadi rimbun hingga menutupi pandangan mahluk gaib utnuk menangkap Lalan.

Hingga diakhir kisah Lalan selamat dari sekapan mahluk gaib sementara biji-bijian yang dibuang Lalan menjadi hutan belantara yang banyak menghasilkan hasil bumi. Akhir epik dari drama musikal itu diakihri dengan decak kagum para peserta konfrensi yang berasal dari seluruh Indonesia dan beberapa orang perwakilan dari Jepang.(kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed