oleh

Telkom Bantu Nelayan Bengkulu Deteksi Ikan Melalui SMS

Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

kupasbengkulu.com – Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Telkom akan merilis Automatic Identification System (AIS). Dimana AIS ini berguna untuk mendeteksi atau memantau kapal-kapal yang akan memasuki pelabuhan Bengkulu. Selain itu juga, AIS ini juga berguna untuk memantau traffic kapal keluar masuk areal pelabuhan.

“Telkom bekerja sama dengan Kementrian Kemaritiman akan mensuport dari Information Communication Technology (ICT) atau sistem jaringan. Kedepan tidak hanya kapal-kapal besar saja yang menggunakan AIS, tetapi untuk kapal-kapal kecil juga akan di pasang. Karena, untuk mempermudah otoritas pelabuhan terhadap jalannya kapal-kapal yang sedang berlayar,”ujar General Telkom Witel Bengkulu Nugroho Setio Budi, saat di wawancara kupasbengkulu.com, Senin (20/07/2015).

Ke depannya di setiap bibir pantai, sambung Budi, akan di pasang pemancar, guna mendeteksi sinyal kapal. Selain itu juga Telkom akan mensuport nelayan-nelayan yang ada di Provinsi Bengkulu agar mudah mencari titik-titik ikan melalui pesan sms. “Memang harga alat ini mahal, tetapi nanti dari pihak kementrian kamaritiman mensubsidi untuk semua nelayan,”jelasnya.

“Nanti nelayan gak usah lagi mencari-cari lokasi titik ikan, karena nanti melaui broadcast sms akan dikasih tahu di mana aja titik kordinat ikan yang banyak,”jelasnya. Selain sms dimana saja lokasi titik kordinat ikan, Telkom juga akan membroadcast sms harga-harga ikan, agar nelayan bisa selalu tahu harga pasar ikan saat ini.

Dengan adanya kerja sama Telkom dengan Kementrian Kemaritiman, dapat mempermudah nelayan-nelayan dalam mencari penghasilan dan bisa menyejahterahkan semua nelayan di seluruh Provinsi, terutama di Provinsi Bengkulu, karena sejalan dengan program Presiden.

“Kita juga bisa mengantisipasi resiko nelayan terkena musibah ketika mencari ikan di laut lepas,”ungkap Budi.(krn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed