Sabtu, Desember 10, 2022

Terkendala SK Dirjen, Sertifikasi Guru di Lebong Belum Cair

Baca selanjutnya

Sertifikasi guru

kupasbengkulu.com – Sebanyak 606 guru penerima tunjangan sertifikasi di Kabupaten Lebong tampaknya harus bersabar. Pasalnya, memasuki triwulan II tahun 2014 ini, tunjangan sertifikasi belum bisa dicairkan. Padahal pemerintah pusat terus mendesak agar tunjangan sertifikasi guru itu harus dibayarkan selambat-lambatnya bulan April 2014.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Diknaspora) Kabupaten Lebong, H. M. Taufik Andari, M.Pd, menjelaskan, belum cairnya tunjangan sertifikasi tersebut dikarenakan belum terbitnya surat keputusan (SK) Direktorat Jenderal (Dirjen) yang merupakan salah satu syarat untuk mencairkan tunjangan sertifikasi tersebut.

“Kita masih menunggu penerbitan SK Dirjen dari Kemendikbud, karena itu salah satu syarat untuk pembayaran tunjangan sertifikasi tersebut. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, SK tersebut sudah terbit, dan tunjangan sertifikasi bisa kita bayarkan,” jelas Taufik.

Untuk dana yang akan dibayarkan, ungkap Taufik, bersumber dari APBN kemudian ditransfer ke kas daerah sesuai dengan Peraturan dari Menteri Keuangan No 6/PMK.07/2014 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru PNSD baik Provinsi, Kota serta Kabupaten Tahun Anggaran 2014. Adapun besaran dana tunjangan sertifikasi tersebut sebesar Rp 8.419.067.000 yang akan dibayarkan untuk triwulan I dari Januari sampai Maret 2014.

“Pemabayaran sertifikasi itu nantinya akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru penerima tunjangan tanpa dipotong. Untuk guru penerima tunjangan tersebut terdiri dari guru TK sebanyak 9 orang, guru bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) sebanyak 509 orang dan guru bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) sebanyak 88 orang,” ungkapnya.

Sementara, hal yang sama terjadi untuk pembayaran tunjangan non sertifikasi. Pihak Diknaspora juga masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis serta pagu dana dari Kementerian Keuangan.

“Iya, untuk tunjangan non sertifikasi juga belum cair. Saya harap guru-guru dapat bersabar, mudah-mudahan bulan Mei 2014 ini semuanya bisa dicairkan,” singkat Taufik.(spi)

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru